Konten dari Pengguna

Apa Itu Kiamat Internet yang Bisa Lumpuhkan Koneksi di Seluruh Dunia?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kiamat internet. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kiamat internet. Foto: Unsplash

Badai matahari ekstrem disebut-sebut dapat menyebabkan kiamat internet di dunia. Fenomena ini bisa mengakibatkan sebagian besar masyarakat dunia tidak bisa mengakses layanan internet dalam waktu yang sangat lama.

Teori ini diungkap oleh Sangeetha Abdu Jyothi, asisten profesor University of California, Irvine. Ia mengatakan kepada majalah WIRED bahwa infrastruktur bumi tidak siap untuk menghadapi peristiwa matahari dalam skala besar. Akibatnya, kiamat internet pun tak dapat terelakkan.

“Yang benar-benar membuat saya berpikir tentang ini adalah bahwa dengan pandemi, kita melihat betapa tidak siapnya dunia. Tidak ada protokol untuk menanganinya secara efektif, dan itu sama dengan ketahanan internet,” kata Abdu Jyothi.

Lantas, apa itu kiamat internet sebenarnya? Bagaimana fenomena ini bisa terjadi? Agar lebih paham, simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.

Apa Itu Kiamat Internet?

Ilustrasi menggunakan internet. Foto: Unsplash

Sederhananya, kiamat internet adalah kondisi terputusnya koneksi internet secara massal. Jika peristiwa ini benar-benar terjadi, hampir seluruh masyarakat dunia akan offline dalam waktu yang lama, bisa berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Menurut laman Deseret News, situasi tersebut dapat menyebabkan komunikasi jarak jauh yang tadinya bisa dilakukan hanya dalam sepersekian detik menjadi tidak lagi terjangkau. Berbagai macam teknologi yang menggunakan internet, media informasi, hingga media sosial tidak akan bisa diakses.

Kiamat internet juga menimbulkan dampak besar bagi perusahaan dan pekerja yang mengandalkan internet untuk mempermudah kelancaran bisnisnya. Ketika internet menghilang, aktivitas perusahaan dan pekerja akan terhenti.

Dalam kondisi tersebut, akan ada banyak perusahaan yang bangkrut dan jumlah pengangguran meningkat tajam. Secara otomatis, krisis ekonomi global pun akan terjadi. Terlebih, hampir seluruh sistem perekonomian dunia kini sangat bergantung pada internet.

Penyebab Kiamat Internet

Ilustrasi badai matahari Foto: NASA/flickr

Seperti yang disinggung sebelumnya, kiamat internet merupakan imbas dari badai matahari ekstrem. Fenomena ini adalah lonjakan pelepasan energi melalui titik-titik tertentu.

Berdasarkan informasi dari laman Live Science, pada dasarnya, matahari selalu menghujani bumi dengan kabut partikel magnet yang dikenal dengan angin matahari. Sebagian besar perisai magnet bumi menghalangi angin listrik ini sehingga tidak terjadi kerusakan nyata pada bumi maupun penghuninya.

Namun, ada kalanya pula setiap satu abad sekali atau lebih, angin tersebut meningkat dan menyebabkan badai matahari ekstrem yang dapat berujung pada bencana besar bagi kehidupan modern di bumi.

Meski demikian, badai matahari yang ekstrem sebenarnya relatif jarang terjadi. Para ilmuwan memperkirakan kemungkinan terjadinya cuaca luar angkasa ekstrem yang berdampak langsung ke bumi adalah 1,6% hingga 12% per dekade.

Dilihat dari sejarahnya, hanya ada dua badai matahari yang tercatat dalam sejarah dan memiliki dampak besar bagi bumi, yaitu pada 1859 dan 1921. Peristiwa yang dikenal dengan Carrington tersebut menciptakan gangguan geomagnetik parah yang menyebabkan kabel telegraf terbakar dan aurora terlihat di dekat khatulistiwa Kolombia.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apa yang menyebabkan kiamat internet terjadi?

chevron-down

Kiamat internet merupakan imbas dari badai matahari ekstrem.

Apa itu badai matahari?

chevron-down

Badai matahari adalah lonjakan pelepasan energi melalui titik-titik tertentu.

Bagiamana jika tidak ada internet di dunia?

chevron-down

Komunikasi jarak jauh sulit tidak lakukan dan tekonologi serta media informasi secara online tak lagi dapat diakses.