Apa Itu Klitih, Istilah yang Tengah Viral di Media Sosial Twitter?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aksi kriminalitas klitih yang terjadi beberapa hari lalu masih menjadi sorotan warganet. Ini bisa dilihat dari kata “klitih” dan “Jogja” yang tengah menduduki jajaran Trending Topic Twitter pada Rabu (29/12). Topik tersebut diikuti pula dengan viralnya tagar #YogyaTidakAman hingga #SriSultanYogyaDaruratKlitih di Twitter.
Peristiwa klitih yang tengah ramai dibicarakan bukanlah kasus pertama. Sebelumnya, aksi kriminalitas itu juga pernah terjadi di Yogyakarta dan menjadi viral di media sosial Twitter.
Meski sudah beberapa kali viral, tidak semua orang mengetahui arti kata tersebut. Tak heran jika pertanyaan “apa itu klitih?” masih diungkapkan beberapa orang.
Lantas, apa itu Klitih?
Arti Klitih
Menurut Dosen Kriminolog UGM, Soeprapto, istilah klitih pada zaman dulu dan saat ini memiliki makna yang berbeda. Namun pada dasarnya, kata klitih berasal dari bahasa Jawa, yakni klitih-klitih yang artinya melakukan kegiatan yang tidak mendesak dan tidak harus. Dengan kata lain, klitih-klitih adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengisi waktu.
Pada 2002-2003, istilah klitih mulai diadopsi oleh para pelajar atau remaja. Istilah tersebut merujuk pada makna yang berbeda, yakni jalan-jalan naik motor bergerombol. Apabila berpapasan dengan remaja lain, maka akan terjadi saling lirik, ejek-mengejek, kejar-kejaran, hingga tawuran.
Sekitar tahun 2005-2006, arti istilah klitih bergeser dan dimaknai sebagai “kegiatan mencari musuh”. Klitih dianggap sebagai perbuatan keji, buruk, dan pengecut.
Saat ini, klitih kerap diartikan sebagai kasus kekerasan jalanan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam buku Kisi-Kisi Terbaru UN+USBN SMP/MTS 2018 oleh Tim Edu Penguin (2017).
Kasus Klitih di Yogyakarta yang Tengah Viral
Viralnya kasus klitih di media sosial berangkat dari cuitan akun Twitter dengan nama @kinderpoyyy. Akun tersebut menceritakan dirinya terkena sabetan yang diduga senjata tajam hingga mengalami luka di tangan sebelah kiri.
Awalnya, dia sempat mengalami catcalling dan dipepet oleh pengendara motor. Kemudian, pengendara tersebut sempat memegang tangan kirinya. Setelah peristiwa itu, korban baru menyadari bahwa tangannya sudah terkena sabetan akibat senjata tajam.
“Kirain cukup sampe di situ gesyak, di jalan kan ujan yak eh kok tangan sebelah kiri perih gataunya. Jaket gua kebeset ga tau ni piso apa golok, eh kalo golok mah tangan gua dah ilang satu,” ungkap akun Twitter @kinderpoyyy.
Melalui cuitan di Twitter, korban memaparkan peristiwa ini ini terjadi di Underpass Jalan Kaliurang (Jakal), Sleman. Korban juga mengaku tidak melihat pelat nomor atau ciri pelaku lantaran kondisi hujan dan mengalami mata minus.
Mengutip kumparanNEWS, korban diketahui belum melapor hingga saat ini. Meski begitu, Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono akan menyelidiki kasus tersebut lebih lanjut.
"Kami akan tetap menyelidiki. Termasuk kita meningkatkan kegiatan yang sifatnya preventif, preventif baik meliputi patroli. Patroli akan kita tingkatkan lagi," kata Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono ketika ditemui di kantornya, Selasa (28/12).
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Mengapa Istilah Klitih Trending di Twitter?

Mengapa Istilah Klitih Trending di Twitter?
Istilah klitih trending di Twitter lantaran seorang warganet di Yogyakarta mengalami kasus klitih.
Apa Itu Klitih?

Apa Itu Klitih?
Klitih merupakan istilah dari bahasa Jawa yang artinya kasus kekerasan jalanan.
Apa Arti Klitih-Klitih?

Apa Arti Klitih-Klitih?
Klitih-klitih artinya melakukan kegiatan yang tidak mendesak dan tidak harus.
