Apa Itu Makanan Fungsional? Ini Jenis dan Manfaatnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makanan fungsional disarankan untuk dikonsumsi oleh setiap orang karena mempunyai beragam manfaat untuk kesehatan. Lantas, apa itu makanan fungsional?
Makanan fungsional adalah jenis makanan yang mengandung zat gizi yang dapat memberikan manfaat tambahan untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit. Zat gizi ini bisa ditemukan secara alami atau ditambahkan selama proses pengolahan makanan.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai apa itu makanan fungsional beserta jenis-jenis dan manfaatnya, simak penjelasan di bawah ini.
Apa Itu Makanan Fungsional?
Mengutip dari Peran Asupan Nutrisi untuk Menurunkan Risiko Komorbiditas pada Remaja Stunting karya Dewi Marhaeni Diah Herawati, dkk, makanan fungsional merujuk pada makanan yang dianggap memiliki manfaat fisik untuk tubuh serta dapat mengurangi risiko penyakit kronis di luar fungsi nutrisi dasar mereka.
Makanan ini dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Makanan fungsional dapat berasal dari bahan nabati maupun hewani.
Contoh makanan fungsional meliputi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, makanan laut, makanan fermentasi, bumbu, rempah-rempah, serta minuman seperti kopi, teh hijau, dan teh hitam.
Baca Juga: Pengertian Bahan Makanan Setengah Jadi dan Perannya dalam Industri Makanan
Jenis-Jenis Makanan Fungsional
Secara umum, makanan fungsional terdiri dari beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan proses pengolahannya, yakni:
1. Makanan Fungsional Alami
Sesuai dengan namanya, makanan fungsional alami adalah jenis makanan fungsional yang sedari awal sudah memiliki kandungan zat gizi yang tinggi tanpa perlu pengolahan tambahan.
Contohnya ikan berlemak yang kaya omega-3, kacang mete yang tinggi magnesium, oatmeal yang kaya serat beta-glucan, tomat yang mengandung likopen, dan biji-bijian yang kaya protein nabati dan asam folat 2.
2. Makanan Fungsional Buatan
Makanan ini diolah dengan menambahkan zat gizi tertentu untuk memperoleh manfaat kesehatan spesifik. Di antaranya ada yoghurt yang diperkaya probiotik, susu yang ditambah vitamin D, jus kemasan dengan kalsium tambahan, sereal siap saji yang diperkaya zat besi dan vitamin B12, serta minyak goreng yang diperkaya dengan vitamin A.
Baca Juga: Pengertian Danger Zone pada Penyimpanan Makanan yang Perlu Diketahui
Manfaat Makanan Fungsional
Sebagaimana disebutkan sebelumnya, makanan fungsional memiliki banyak manfaat, di antaranya:
Membantu memenuhi asupan gizi tambahan. Misalnya, ibu hamil yang membutuhkan asupan gizi tambahan, seperti vitamin B12
Menjaga sistem kekebalan tubuh karena mengandung banyak zat gizi yang mampu meningkatkan sistem imunitas
Menjaga kesehatan mata dan melindungi mata dari masalah seperti katarak dan degenerasi makula.
Mencegah berbagai penyakit dan membantu tubuh pulih lebih cepat, makanan fungsional dapat berkontribusi terhadap peningkatan angka harapan hidup
Meningkatkan kesehatan mental akrena mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dapat membantu mengelola dan memulihkan masalah kesehatan mental
Dari penjelasan di atas, penting untuk mengonsumsi makanan fungsional. Jangan lupa untuk mengonsumsinya dengan pola makan yang sehat agar khasiatnya lebih terasa.
(SAI)
