Konten dari Pengguna

Apa itu Partenogenesis? Proses Perkembangbiakan Hewan Secara Aseksual

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kumpulan lebah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kumpulan lebah. Foto: Pixabay

Pada sejumlah spesies, telur dapat dirangsang untuk membelah dan berkembang tanpa melalui proses fertilisasi. Perkembangan telur yang tidak dibuahi ini kemudian bisa menjadi organisme dewasa yang disebut sebagai partenogenesis.

Secara bahasa, partenogenesis berasal dari kata ‘parthenos’ yang berarti gadis dan ‘gene’ yang berarti kelahiran. Perkembangbiakan partenogenesis dapat dilakukan secara aseksual tanpa melibatkan meiosis, ploidi pengurangan, ataupun fertilisasi.

Secara ilmiah, partenogenesis terjadi pada sejumlah golongan hewan, termasuk vertebrata. Selain itu, perkembangbiakan jenis ini juga sering dijumpai pada hewan mikroskopik, hewan air tawar, jenis kadal, dan lain-lain.

Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang partenogenesis lengkap dengan contohnya yang bisa Anda simak.

Cara Perkembangbiakan Partenogenesis

Pada dasarnya, partenogenesis adalah cara perkembangbiakan hewan yang dapat memunculkan individu baru berasal dari sel telur yang tidak dibuahi. Mengutip buku Kuark: Kelas Olimpiade, individu baru itu akan tumbuh dan berkembang menjadi organisme dewasa.

Partenogenesis pada belalang sembah. Foto: REUTERS/Rupak De Chowdhuri

Partenogenesis memungkinkan hewan-hewan dapat memanfaatkan sumber makanan yang tersedia. Namun, hewan dewasa yang dihasilkan dari partenogenesis biasanya bersifat lemah, kecil, dan mandul.

Menurut Dr. Ramadhan Sumarmin dalam buku Perkembangan Hewan, telur spesies partenogenesis dihasilkan dengan cara mitosis, sehingga populasinya menjadi diploid. Tapi pada beberapa spesies rotifer, telur dihasilkan dengan dua cara yakni pembelahan meiosis dan mitosis.

Pada jenis kutu air (crustacea) dan beberapa afid (insect), partenogenesis terjadi selama beberapa generasi. Dari proses perkembangbiakan ini dihasilkan beberapa hewan jantan yang berkembang dan kawin dengan hewan betina.

Partenogenesis juga kerap dikaitkan dengan penentuan kelamin. Contohnya, ratu tawon madu dibuahi oleh seekor tawon jantan hanya sekali di dalam hidupnya, yakni pada masa kawin. Sperma disimpan di dalam kantong yang berhubungan dengan saluran genital dan ditutup dengan katub berotot.

Ilustrasi semut minta hujan. Foto: Shutter Stock

Jika sperma dilepaskan pada waktu bertelur, maka terjadilah proses fertilisasi. Pada proses ini akan dihasilkan lebah betina, yaitu ratu dan pekerja. Sedangkan telur yang tidak dibuahi, akan berkembang menjadi hewan jantan yaitu tawon jantan.

Selain lebah madu, ada hewan lain yang bisa berkembang biak dengan cara partenogenesis, di antaranya:

  • Belalang sembah atau belalang sentadu tongkat: semua keturunan yang dihasilkan dari partenogenesis adalag belalang betina.

  • Semut: semua keturunan yang dihasilkan dari partenogenesis adalah semut jantan.

  • Kutu daun: semua keturunan yang dihasilkan dari partenogenesis adalah kutu daun betina.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu partenogenesis?

chevron-down

Partenogenesis adalah cara perkembangbiakan hewan yang dapat memunculkan individu baru berasal dari sel telur yang tidak dibuahi.

Apa saja jenis hewan yang berkembang biak secara partenogenesis?

chevron-down

Lebah madu, semut, belalang sembah, dan kutu daun.

Bagaimana proses partenogenesis pada lebah madu?

chevron-down

Ratu tawon madu dibuahi oleh seekor tawon jantan hanya sekali di dalam hidupnya pada saat masa kawin. Sperma disimpan di dalam kantong yang berhubungan dengan saluran genital dan ditutup dengan katub berotot. Jika sperma dilepaskan pada waktu bertelur, maka terjadilah fertilisasi. Proses fertilisasi menghasilkan lebah betina, yaitu ratu dan pekerja. Sedangkan telur yang tidak dibuahi, akan berkembang menjadi hewan jantan yaitu tawon jantan.