Konten dari Pengguna

Apa Itu Patriot Bond? Instrumen Pembiayaan yang Dirilis Danantara

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Danantara. Foto: Bay Ismoyo/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Danantara. Foto: Bay Ismoyo/AFP

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tengah bersiap untuk merilis instrumen pembiayaan baru, yaitu Patriot Bond. Langkah ini diambil untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun kemandirian pembiayaan nasional.

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting yang mampu memperluas partisipasi para pelaku usaha dalam mendukung agenda pembangunan jangka panjang di Indonesia.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Patriot Bond? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Patriot Bond?

Ilustrasi Danantara Indonesia. Foto: Shutterstock

Dikutip dari laman The Montley Fool, Patriot Bond adalah edisi khusus dari obligasi tabungan pemerintah Amerika Serikat tipe Series EE yang diterbitkan antara Desember 2001 hingga Desember 2011.

Series EE sendiri merupakan jenis savings bond atau obligasi tabungan jangka panjang yang dijamin pemerintah AS, sehingga dianggap sebagai investasi yang aman dan berisiko rendah.

Patriot Bond diterbitkan sebagai respons terhadap serangan teroris 11 September 2001 di Amerika Serikat, peristiwa yang menewaskan ribuan orang dan memicu program pemberantasan terorisme besar-besaran pada saat itu.

Obligasi ini dapat dibeli dengan nominal mulai dari USD 50 hingga USD 10.000 dan memberikan bunga hingga 30 tahun, atau sampai dicairkan.

Patriot Bond yang diterbitkan sebelum Mei 2005 memberikan bunga variabel yang berubah setiap enam bulan. Sementara yang terbit setelah Mei 2005 menawarkan bunga tetap selama 20 tahun pertama.

Artinya, jika seseorang membeli Patriot Bond pada tahun 2006, obligasi tersebut akan memberikan bunga dengan tingkat yang sama hingga tahun 2026, selama belum dicairkan lebih awal.

Secara umum, Patriot Bond hampir sama dengan Series EE bonds biasa. Perbedaannya hanya terletak pada tulisan “Patriot Bond” yang tercetak di sertifikat.

Meski penerbitannya telah dihentikan sejak 2011, obligasi ini masih tetap menghasilkan bunga dan bisa dicairkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ilustrasi gedung Danantara. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Mengutip laman kumparanBISNIS, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir menjelaskan bahwa Patriot Bond menjadi instrumen pembiayaan strategis yang umum dipakai di sejumlah negara, seperti Jepang dan Amerika Serikat (AS) guna memperkuat kemandirian pembiayaan nasional.

"Melalui obligasi ini, negara memperoleh sumber pendanaan jangka menengah-panjang yang stabil, sementara pelaku usaha memiliki akses pada instrumen investasi yang aman dan bermanfaat bagi perekonomian nasional," kata Pandu dalam keterangannya yang diterima kumparan, Selasa (26/8).

Pandu menjelaskan bahwa prinsip utama Patriot Bond adalah partisipasi secara sukarela. Melalui skema ini, pelaku usaha dalam negeri memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan lintas generasi, sekaligus mendukung keberlanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hingga pertengahan 2025, Danantara dilaporkan telah meraih investasi senilai Rp 179,05 triliun. Selain itu, Danantara juga telah menjalin kemitraan investasi dengan tiga lembaga sovereign wealth fund (SWF) internasional, yakni Qatar Investment Authority (QIA), Future Fund Australia, dan China Investment Corporation (CIC).

Baca Juga: Danantara Terbitkan Patriot Bond, Himpun Dana dari Pengusaha Tanah Air

(ANB)