Apa Itu Pesawat ATR? Ini Pengertian dan Jenis-jenisnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masyarakat Indonesia baru saja berduka menyusul jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1). Pesawat ATR biasanya digunakan untuk melayani penerbangan dengan rute jarak pendek ke kota-kota kecil.
Pesawat bermesin turboprop dengan baling-baling ini juga kerap diandalkan untuk menjangkau wilayah terpencil yang sulit diakses oleh pesawat berbadan besar. Sebenarnya, apa itu pesawat ATR? Untuk mengetahui pengertian beserta jenis-jenisnya, simak penjelasan tentang pesawat ATR berikut ini.
Apa Itu Pesawat ATR?
Mengutip laman AirlinerSpotter.com, ATR adalah singkatan dari Aerei da Trasporto Regionale dalam bahasa Italia atau Avions de Transport Régional dalam bahasa Prancis. ATR merujuk pada pesawat penumpang regional bermesin ganda turboprop atau baling-baling.
Pesawat ATR diproduksi oleh dua perusahaan dirgantara besar asal Eropa, yaitu Airbus dari Prancis dan Leonardo dari Italia. Pesawat ini digunakan untuk penerbangan jarak pendek dengan konsumsi bahan bakar irit, sehingga sesuai untuk rute domestik dan antarkota kecil.
ATR telah dioperasikan oleh sekitar 200 maskapai di lebih dari 100 negara, mencakup Eropa, Afrika, Amerika Latin, hingga Asia. Di Indonesia, pesawat ini dinilai ideal untuk melayani rute jarak pendek dan bandara kecil yang membutuhkan operasional turboprop efisien.
Sejalan dengan peran tersebut, pesawat ATR memiliki sejumlah keunggulan utama, yaitu:
Efisiensi bahan bakar: Mesin turboprop ATR irit bahan bakar untuk penerbangan jarak pendek, sehingga menekan biaya operasional dan emisi.
Operasi di landasan pendek: ATR mampu beroperasi di bandara kecil dengan landasan terbatas, menjangkau wilayah yang sulit dilayani pesawat jet besar.
Biaya operasional rendah: Perawatan yang relatif terjangkau dan fleksibilitas rute membuat ATR menjadi pilihan ekonomis bagi maskapai regional.
Jenis-jenis Pesawat ATR
Secara garis besar, ada dua tipe utama pesawat ATR yang digunakan di berbagai negara, yaitu ATR 42 dan ATR 72. Perbedaan di antara keduanya adalah kapasitas penumpang, fungsi, serta jalur penerbangan. Berikut penjelasan soal perbedaan ATR 42 dan ATR 72:
1. ATR 42
Mengutip laman Airlines Inform, ATR 42 merupakan varian yang lebih kecil dari pesawat ATR. Angka “42” menunjukkan kapasitas standar kursi yang biasanya sekitar 40–52 penumpang, tergantung pada konfigurasi kabin yang diterapkan oleh maskapai.
Pesawat ini memiliki ukuran yang lebih pendek, sehingga sangat cocok untuk melayani rute dengan permintaan penumpang yang lebih rendah. Selain itu, ATR 42 dirancang khusus agar dapat beroperasi di bandara dengan kondisi geografis dan cuaca yang menantang.
2. ATR 72
ATR 72 merupakan varian dengan bodi yang lebih panjang dan kapasitas penumpang yang lebih besar dibandingkan dengan ATR 42. Pesawat ini mampu menampung sekitar 72–78 penumpang, tergantung pada tata letak kabin yang diterapkan oleh maskapai.
Dengan jangkauan terbang yang lebih luas dan daya angkut lebih besar, ATR 72 dirancang untuk tetap hemat bahan bakar. Karakteristik tersebut membuatnya sangat ideal untuk melayani rute regional dengan tingkat permintaan penumpang sedang hingga tinggi.
Baca juga: Kronologi Jatuhnya Pesawat ATR Versi Menhub: Pesawat Sempat Keluar Jalur
(RK)
