Apa itu Radioaktif Cesium 137 yang Kontaminasi Industri Cikande? Ini Uraiannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan tentang apa itu radioaktif Cesium 137 (Cs-137) mencuat di masyarakat akhir-akhir ini. Semua bermula dari kasus penolakan Amerika terhadap ekspor udang beku Indonesia pada Agustus 2025, karena adanya indikasi kontaminasi radioaktif.
Setelah ditelusuri, ternyata terdapat sejumlah titik penimbunan material slag (limbah industri) yang mengandung Cs-137 di kawasan industri Cikande, Serang, Banten. Nah, lokasi pabrik udang yang mengekspor ke Amerika dekat dengan titik radioaktif tersebut.
Mengetahui hal ini, pemerintah langsung bergerak melakukan dekontaminasi. Dikutip dari laman KLH/BPLH, tim Satgas telah berhasil memindahkan sejumlah material beradiasi tinggi ke tempat penyimpanan sementara milik PT Peter Metal Technology.
Kemenkes juga memeriksa 1.562 pekerja yang beraktivitas di kawasan industri dan wilayah sekitarnya. Sebenarnya, apa itu radioaktif Cesium 137 dan apa dampaknya bagi manusia?
Penjelasan tentang Radioaktif Cesium 137
Dikutip dari laman CDC, Cesium 137 merupakan unsur radioaktif yang dihasilkan dari reaksi fisi nuklir. Unsur ini mudah berikatan dengan klorida, sehingga bentuknya sering kali menjadi bubuk kristal, bukan cairan murni.
Cesium 137 memancarkan radiasi gamma dan beta, sama seperti sinar-X, tetapi dayanya empat kali lipat lebih besar. Unsur ini mudah larut dalam air, sehingga apabila mengontaminasi lingkungan, radiasinya dapat masuk ke rantai makanan makhluk hidup, termasuk manusia.
Merujuk laman EPA, Cesium juga mudah bergerak melalui udara, serta terikat dengan kuat pada tanah maupun beton. Tapi radiasinya tidak bisa bergerak terlalu jauh di bawah tanah. Meski begitu, tumbuhan yang hidup di dekat tanah terkontaminasi akan menyerap radiasi tersebut dalam jumlah kecil.
Sebenarnya, manusia pun telah terpapar Cs-137 setiap hari, karena unsur ini pernah digunakan untuk uji coba senjata pada tahun 1950-an dan 1960-an. Selain itu, Cs-137 juga tersebar setelah kecelakaan reaktor nuklir, seperti kecelakaan pembangkit listrik Chernobyl pada 1986.
Namun, paparannya dalam jumlah kecil sehingga tidak menyebabkan risiko kesehatan serius. Cs-137 hanya akan menyebabkan masalah kesehatan bahkan kematian jika manusia terpapar dalam jumlah besar.
Dampak Radioaktif Cesium 137
Berikut ini beberapa dampak radioaktif Cesium 137 dikutip dari laman Bangkok Hospital:
1. Dampak jangka pendek
Jika kontak dengan kulit, akan menyebabkan ruam, gatal, bengkak, melepuh, dan rambut atau bulu rontok.
Jika masuk ke sistem darah, akan menekan sumsum tulang sehingga menyebabkan penurunan jumlah sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit.
Jika masuk ke sistem pencernaan, akan menyebabkan mual, muntah, kehilangan nafsu makan, dan tinja berdarah.
Jika masuk ke sistem saraf, akan menyebabkan kebingungan, kesulitan berjalan, depresi, hingga kejang pada kasus yang parah.
2. Dampak jangka panjang
Meningkatkan risiko kanker, seperti leukemia, kanker tiroid, dan lain-lain.
Dalam kasus yang parah bahkan bisa menyebabkan kematian.
Baca Juga: Yang Sudah Diketahui dari Paparan Radioaktif Cesium 137 di Cikande, Serang
(DEL)
