Apa Itu Skadron Udara 54? Ini Informasinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

TNI Angkatan Udara (TNI AU) kini memiliki 10 satuan baru di sejumlah bidang sebagai upaya memperkuat kesiapan dalam menjalankan tugas pertahanan udara. Pembentukan satuan baru ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mendukung pelaksanaan tugas TNI AU.
Satuan baru tersebut mencakup sejumlah unsur dengan tugas dan fungsi berbeda. Salah satunya adalah Skadron Udara 54 yang menjadi bagian dari pengembangan kekuatan organisasi TNI AU.
Kesepuluh satuan tersebut diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin (5/10). Lantas, apa itu Skadron Udara 54 dan apa tugasnya? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Apa Itu Skadron Udara 54?
Skadron Udara 54 merupakan salah satu skadron baru TNI Angkatan Udara yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 5 Oktober 2026. Peresmian berlangsung di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.
Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai tugas khusus Skadron Udara 54. Namun, mengacu pada Skadron Udara 51 dan 52 yang telah diresmikan sebelumnya, satuan ini berkaitan dengan pengoperasian Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) milik TNI Angkatan Udara.
Skadron Udara 51 dan 52 berada di bawah kendali Wing Udara 4.1 UCAV. Dikutip dari jurnal Strategi Pengamanan Wilayah Oleh Skuadron Udara 51 UAV karya M. Nurdi Iriansyah dkk., kedua skadron tersebut menjalankan misi pengintaian strategis, pengawasan wilayah perbatasan, dan patroli maritim melalui operasi Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance (ISR).
Adapun pangkalan Skadron Udara 54 berlokasi di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pesawat nirawak sendiri memiliki peran penting dalam mendukung misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian.
Dikutip dari laman Kementerian Pertahanan RI, pemanfaatan pesawat jenis ini dalam operasi militer mencakup beberapa fungsi berikut:
Pengawasan wilayah
Pengumpulan informasi
Pengintaian udara
Dukungan operasi militer
10 Satuan Baru yang Diresmikan TNI Angkatan Udara
Selain Skadron Udara 54, Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan sejumlah satuan baru TNI Angkatan Udara di Lapangan PRIMA, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada 5 Oktober 2026. Dikutip dari laman Instagram @militer_udara, berikut 10 satuan baru TNI AU yang diresmikan:
Divisi Parako II Pasgat
Skadron Udara 9
Skadron Udara 54
Skadron Pendidikan 106 Wingdik 100/Terbang
Satrad 206/Banjarbaru
Satrad 208/Takalar
Brigade 4 Pasgat
Batalyon 401
Batalyon 402
Batalyon 403
Kehadiran satuan-satuan baru tersebut mencakup bidang operasi udara, pendidikan, pertahanan udara, dan pasukan. Penambahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional serta mendukung pertahanan negara.
Dalam agenda yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga meresmikan 189 satuan baru TNI Angkatan Darat dan lima satuan baru TNI Angkatan Laut. Dengan demikian, total terdapat 204 satuan baru dari tiga matra TNI yang diresmikan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.
Baca Juga: Puan di HUT ke-81 TNI: Prajurit Harus Berpihak kepada Rakyat
(ANB)
