Apa Itu Telur Infertil? Berikut Penjelasan dan Ciri-cirinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Telur infertil yang penjualannya dilarang oleh pemerintah mulai banyak beredar di beberapa daerah. Pada Selasa (9/6), Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Tasikmalaya menemukan penjual telur infertil di sekitar wilayah Komplek Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya.
Sebelumnya, telur ayam infertil juga ditemukan di kompleks Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Itu berarti telur infertil kini mulai beredar di pasar-pasar tradisional.
Padahal, sudah ada aturan jelas dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 32 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam RAS dan Telur Konsumsi. Pelarangan ini tentu bukan tanpa sebab. Berikut penjelasan tentang telur infertil dan ciri-cirinya.
Apa itu Telur Infertil?
Telur ayam infertil berasal dari perusahaan-perusahaan pembibitan ayam broiler atau ayam pedaging. Telur disebut infertil karena tidak menetas atau memang sengaja tidak ditetaskan. Telur tersebut sejatinya tidak dijual sebagai telur konsumsi.
Telur infertil sebenarnya dapat menjadi anak ayam jika disimpan dalam suhu yang cocok. Namun, jika disimpan di dalam ruangan yang tidak cocok, pertumbuhannya menjadi tidak sempurna. Telur menjadi mati dan akhirnya membusuk.
Selain itu, sebelum dijual telur infertil biasanya disemprot zat kimia terlebih dahulu. Bakteri yang terkandung dalam telur yang mulai membusuk dan kandungan zat kimia tersebut dapat berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi.
Ciri-ciri Telur Infertil
Karena dilarang oleh pemerintah dan dikhawatirkan mengganggu kesehatan, sebaiknya Anda lebih teliti ketika membeli telur. Berikut ciri-ciri telur infertil:
Telur infertil dijual oleh pedagang dengan harga murah di bawah harga pasaran. Harga telur infertil berada di kisaran Rp 7.000 sampai Rp 10.000 per kg, di bawah harga telur ayam ras yang umumnya dijual di atas Rp 20.000 per kg
Cangkang telur infertil berwarna lebih pucat atau putih
Telur ayam infertil tidak bertahan lama, umumnya mulai membusuk setelah seminggu
Ketika dimasak, telur infertil memiliki perbedaan rasa, bentuk yang tidak bulat atau pecah, dan biasanya ada yang busuk
(ERA)
