Konten dari Pengguna

Apa itu Tsundere, Kuudere, Dandere, dan Yandere dalam Dunia Anime?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Riza Hawkeye, Sumber: Flickr
zoom-in-whitePerbesar
Riza Hawkeye, Sumber: Flickr

Dalam suatu sub-kultur pasti ada sekumpulan terminologi yang hanya bisa dimengerti oleh anggota komunitas tersebut. Dalam dunia anime misalnya.

Dalam komunitas anime tentunya sering menemukan beberapa kata yang menunjukkan seolah-olah merupakan bahasa asing. Salah satunya adalah penggunaan kata “dere”.

Dilansir dari situs kotaku.com, dijelaskan bahwa “dere” berasal dari kata “deredere” dalam bahasa Jepang yang berarti jatuh cinta. Dengan menggabungkan “dere” dengan kata lainnya, lahirlah terminologi yang digunakan untuk mengkategorikan tipe-tipe karakter anime yang disukai.

Karakter-karakter tersebut dapat diidentifikasi melalui empat “dere”, yaitu tsundere, kuudere, dandere dan yandere. Jadi apa itu tsundere, kuudere, yandere, dan dandere? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak ulasan berikut.

Tiaga dari anime Toradora, Sumber: Flickr

Apa itu Tsundere, Kuudere, Dandere, dan Yandere?

Tsundere

Mengutip dari situs Myanimelist, tsundere adalah “dere’ yang paling populer di kalangan komunitas anime. Kata tsun dalam tsundere diambil dari “tsuntsun” yang memiliki arti sombong. Oleh karena itu karakter tsundere di luar mungkin terlihat besar kepala, tapi di dalam mereka sifatnya sangat perhatian.

Biasanya tsundere tidak bisa mengekspresikan perasaan romantis mereka sehingga menghambat kemampuan untuk menunjukan afeksi. Kesulitan mengekspresikan cinta berakar dari gengsi, itulah karakteristik yang menjadi kunci ketika mengidentifikasi karakter tsundere.

Semakin berjalannya cerita, karakter tsundere biasanya berkembang menjadi orang yang menunjukkan sisi gengsi di depan umum tapi sangat hangat saat sedang berdua. Secara sederhana, tsundere bisa diartikan 'jual mahal'.

Contoh karakter anime yang memiliki sifat tsundere adalah, Taiga (Toradora), Emi Yusa (Devil is a Part-Timer) dan Rin (Fate/Grand Order).

Kuudere

Dikutip dari situs otauest.com, kata “kuu” dalam kuudere berasal dari pengucapan kata bahasa Inggris “cool” yang dilakukan oleh orang Jepang. Dari situlah kuudere digunakan untuk karakter yang tenang dan dingin.

Kuudere jarang menunjukan emosi, baik itu positif maupun negatif. Cara bicaranya juga monoton seperti robot, membuat audiens mempertanyakan apakah kuudere memiliki emosi atau tidak.

Kuudere selalu khawatir menunjukan kelemahan, seperti mengakui bahwa mereka menyukai seseorang atau ketika terpaksa bergantung pada orang lain untuk bantuan. Beberapa karakter anime kuudere adalah Rei Ayanami (Evangelion), Sanae Tsukimoto (Takagi-San), Mikasa (Attack on Titan) dan Riza Hawkeye (Full Metal Alchemist).

Mikasa Attack on Titan, Sumber: Flickr

Dandere

Dalam situs myotakuworld.com, dijelaskan bahwa dandere merupakan karakter yang biasa disebut antisosial. Dandere tak pernah mengasingkan diri dari orang-orang sekitar, mereka ingin bersosialisasi tapi terlalu malu atau tidak tahu harus berbuat apa. Ketimbang membuat suasana menjadi canggung, mereka memilih untuk diam saja.

Sekalinya dandere punya teman, sifat mereka berubah 180 derajat, terutama bersama orang yang mereka sayangi. Karakteristik tersebut bisa dilihat dari Hinata (Naruto), Izumi Miyamura (Horimiya), dan Shizuku Mizutani (My Little Monster).

Yandere

Mengutip dari situs kotaku.com, sosok yandere seringkali menipu audiens, karena mereka tampak normal tetapi cinta membuat mereka menjadi gila. Yandere akan menggunakan kekerasan untuk mendapatkan apa yang mereka mau.

Ini didasari sifat mereka yang posesif dan obsesif. Mereka tidak keberatan membunuh orang yang mendekati pacar atau orang yang mereka sukai.

Yandere selalu terbelenggu oleh rasa takut. Takut orang yang dicintai akan memilih yang lain, dan mereka rela melakukan apapun agar itu tidak terjadi. Contoh karakter yandere dalam anime adalah Himiko Toga (Boku No Hero Academia), Kotonoha Katsura (School Days) dan Hitagi Senjogahara (Nisemonogatari).

(ADB)