Konten dari Pengguna

Apa Peran Alami Lahan Gambut dalam Sistem Iklim Global? Ini Jawabannya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lahan gambut. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lahan gambut. Foto: Unsplash

Lahan gambut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Ekosistem ini berfungsi sebagai pengatur tata air, pengendali perubahan iklim, sekaligus penyerap dan penyimpan karbon alami (carbon sink) dalam jumlah besar serta jangka panjang.

Ketika lahan gambut mengalami kerusakan akibat deforestasi, drainase, maupun kebakaran, karbon yang tersimpan akan terlepas kembali ke atmosfer. Kondisi tersebut meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca dan mempercepat terjadinya perubahan iklim.

Lantas, apa peran alami lahan gambut dalam sistem iklim global? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Peran Alami Lahan Gambut dalam Sistem Iklim Global?

Ilustrasi peran alami lahan gambut dalam sistem iklim global. Foto: Unsplash

Pertanyaan "Apa peran alami lahan gambut dalam sistem iklim global?" sebenarnya terdapat dalam Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) Paket 1 Guru Umum bagi tenaga pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat. Adapun pilihan jawaban yang tersedia meliputi:

  • Sumber utama emisi metana

  • Pemantul utama radiasi matahari

  • Penghasil oksigen terbesar di bumi

  • Penyimpan karbon jangka panjang

Jawaban yang tepat adalah penyimpan karbon jangka panjang.

Lahan gambut sendiri merupakan lahan basah yang tersusun atas lapisan bahan organik dengan ketebalan bervariasi. Dalam buku Metana di Lahan Gambut karya Sustiyah dkk., dijelaskan bahwa lahan gambut yang tergenang air secara alami menciptakan kondisi anaerob yang memperlambat proses penguraian bahan organik oleh mikroorganisme. Akibatnya, karbon tersimpan dalam jumlah sangat besar selama ribuan tahun.

Kemampuan tersebut menjadikan lahan gambut sebagai salah satu ekosistem penyimpan karbon terbesar di daratan. Cadangan karbon yang besar ini berperan penting dalam mengurangi konsentrasi karbon di atmosfer, sehingga mendukung upaya mitigasi perubahan iklim global.

Manfaat Lahan Gambut

Ilustrasi lahan gambut. Foto: Unsplash

Mengutip buku Pengantar Tanah Gambut karya Andi Adriani Wahditiya dkk. dan Perubahan Iklim dan Tantangan Konservasi karya Armi Susandi dkk., berikut beberapa manfaat lahan gambut.

1. Sebagai Penyimpan Karbon

Lahan gambut yang tetap jenuh air mampu menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Sebaliknya, kerusakan akibat deforestasi, drainase, maupun kebakaran menyebabkan karbon terlepas ke atmosfer dalam jumlah besar. Kondisi ini pada akhirnya dapat meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca.

2. Pengatur Tata Air

Struktur fisik gambut yang berpori memungkinkan ekosistem ini menyerap air hingga beberapa kali bobot keringnya. Karena itu, lahan gambut berfungsi sebagai reservoir alami yang membantu menjaga keseimbangan tata air. Peran tersebut meliputi:

  • Menyimpan kelebihan air pada musim hujan sehingga membantu mengurangi risiko banjir.

  • Melepaskan air secara perlahan pada musim kemarau sehingga menjaga kelembapan lingkungan sekitar

3. Penopang Keanekaragaman Hayati

Hutan rawa gambut merupakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna yang telah beradaptasi dengan kondisi tanah asam dan miskin unsur hara. Banyak spesies endemik dan langka hidup di ekosistem ini sehingga menjadikannya kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi.

4. Pengendali Perubahan Iklim Global

Kemampuan lahan gambut menyimpan karbon dalam jumlah besar menjadikannya salah satu komponen penting dalam sistem iklim global. Hilangnya fungsi alami lahan gambut menyebabkan cadangan karbon yang tersimpan dilepaskan kembali ke atmosfer sehingga mempercepat perubahan iklim. Oleh karena itu, perlindungan lahan gambut menjadi strategi penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim.

Baca Juga: Bagaimana Urban Farming Bisa Menjadi Langkah Milenial Memulai Karir Green Jobs?

(SA)