Konten dari Pengguna

Apa Rekomendasi Anda untuk Pengembangan MPLS Ramah ke Depan? Ini Jawabannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi MPLS Ramah siswa SMA. Foto: Fazazakka/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi MPLS Ramah siswa SMA. Foto: Fazazakka/Shutterstock

Jumat, (18/7) merupakan hari terakhir pelaksanaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di sejumlah wilayah di Indonesia. Setelah kegiatan rampung dilaksanakan, para murid, orang tua, dan kepala sekolah diminta untuk mengisi formulir evaluasi secara daring oleh Kemendikdasmen.

Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi keberhasilan dan tantangan yang dialami murid maupun pihak sekolah selama proses MPLS berlangsung. Tak hanya itu, formulir evaluasi juga dapat dijadikan rujukan untuk menyusun program MPLS Ramah yang lebih baik di masa mendatang.

Itu kenapa, dalam formulir evaluasi satuan pendidikan diselipkan pertanyaan yang berbunyi, apa rekomendasi Anda untuk pengembangan MPLS Ramah ke depan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak pembahasan lengkapnya di sini!

Apa Rekomendasi Anda untuk Pengembangan MPLS Ramah ke Depan?

Ilustrasi MPLS Ramah 2025. Sumber: Unsplash/Ed Us

Pertanyaan terkait rekomendasi pengembangan MPLS Ramah sebenarnya bersifat khusus untuk setiap kepala sekolah di satuan pendidikan. Jawabannya bisa berbeda-beda, tergantung kebutuhan murid dan sekolah masing-masing.

Namun, Anda bisa menjawabnya sesuai dengan pertimbangan nilai MPLS Ramah yang diusung dalam Surat Edaran Mendikdasmen no. 10 Tahun 2025 berikut ini:

  • Pembinaan kultur sekolah dengan pendekatan edukatif;

  • Pembiasaan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan pagi Ceria;

  • Pencegahan judi online dan NAPZA, serta menumbuhkan keadaban digital dan budaya hidup sehat;

  • Penguatan karakter melalui kegiatan kepanduan dan ekstrakurikuler lainnya;

  • Menciptakan lingkungan belajar aman, nyaman, dan menggembirakan;

  • Menyediakan ruang perjumpaan dan inklusivitas;

  • Mengenalkan lingkungan satuan pendidikan dan lingkungan di sekitar satuan pendidikan.

Dari nilai-nilai tersebut, siswa, orang tua, maupun kepala sekolah bisa mengecek kesesuaiannya dengan pelaksanaan MPLS di sekolah masing-masing, apakah sudah terwujud atau belum?

Tentu, rujukannya bisa mengacu pada panduan yang disusun Kemendikdasmen dalam buku Rujukan Kegiatan MPLS Ramah. Apabila ada yang belum terwujud, Anda bisa merekomendasikan kegiatan yang mampu mewujudkan nilai-nilai tadi.

Sebagai contoh, Anda bisa menjawab seperti berikut ini:

“Menurut saya kegiatan pengenalan lingkungan di luar satuan pendidikan kurang esensial, apalagi bagi anak-anak SMP atau SMA yang sudah terbiasa berangkat dan pulang sekolah sendiri. Mereka tidak perlu diarahkan lagi terkait jalan yang aman untuk ke sekolah.

Oleh karena itu, saya merekomendasikan kegiatan ini diganti dengan mengunjungi tempat wisata edukatif terdekat dari satuan pendidikan. Misalnya, mengunjungi museum atau situs bersejarah lainnya yang bisa menambah wawasan murid baru.”

Ilustrasi mengisi formulir evaluasi MPLS Ramah. Foto: DimaBerlin/Shutterstock

Dikutip dari laman Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen, formulir evaluasi diberikan pada satuan pendidikan yang diwakili kepala sekolah atau wakilnya, murid baru PAUD dan SD yang diwakili orang tuanya (45 orang), serta murid baru jenjang SMP, SMA, dan SMK (45 orang). Berikut link formulirnya:

Baca Juga: Link Soal Asesmen MPLS 2025 untuk Literasi Membaca dan Numerasi

(DEL)