Apa Saja Upaya yang Akan Anda Lakukan untuk Mempelajari Target Perilaku?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat mengisi lembar Pelaksanaan Kinerja PMM, guru akan diberikan pertanyaan tentang apa saja upaya yang akan Anda lakukan untuk mempelajari target perilaku. Pertanyaan tersebut ditujukan atas keputusan yang sudah dipilih oleh guru sebelumnya.
Target perilaku akan dibahas secara lanjut dalam lembar Observasi PMM (Platform Merdeka Mengajar). Nantinya, guru dapat mengatur jadwal observasi tersebut dengan kepala sekolah terlebih dahulu.
Jika ingin mengisinya, pastikan Anda sudah menjawab pertanyaan dengan benar. Sebab, opsi “target perilaku” dapat menjadi panduan penting bagi guru untuk mencapai tujuan kinerjanya.
Dijelaskan dalam laman Kemdikbud, aspek penilaian ini dapat menjadi kunci untuk meraih hasil pelaksanaan kinerja yang optimal. Siapkan jawaban Anda dari sekarang dengan menyimak pembahasan dalam artikel berikut ini.
Upaya yang Dilakukan untuk Mempelajari Target Perilaku
Sebenarnya jawaban dari pertanyaan target perilaku ini sifatnya individual. Artinya, masing-masing guru dapat menentukan jawaban yang paling sesuai dan pas menurutnya.
Ia bisa memaparkan upaya-upaya yang sudah direncanakan untuk mempelajari target perilaku. Salah satunya dengan memahami standar kompetensi guru.
Selain itu, ada pula aspek lain yang mesti dipahami agar guru dapat mantap mempelajari target perilaku siswa, yakni sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi perilaku yang sesuai dengan kebutuhan
Untuk mewujudkan upaya ini, guru mesti memerhatikan beberapa tindakan mencakup observasi, analisis, dan interaksi langsung dengan siswa. Sehingga, guru bisa memperoleh gambaran perilakunya secara garis besar.
Saat melakukan observasi, guru bisa aktif memantau perilaku siswa selama aktivitas pembelajaran. Kemudian, amati pula gaya komunikasinya dan cara mereka menyelesaikan tugas-tugas.
Guru perlu komunikasi secara langsung dengan siswa. Ketahui kekhawatiran mereka, kesulitan yang dialami, serta keluhan selama pembelajaran.
2. Melakukan kegiatan umpan balik
Tentu, perilaku siswa dapat dideteksi dengan baik apabila guru melakukan kegiatan umpan balik. Caranya yaitu dengan memberikan respon positif atas kinerja para siswa.
Guru juga mesti membangun respon yang konstruktif, baik secara individu maupun keseluruhan. Tujuannya agar peserta didik dapat memahami perilaku yang salah dan benar. Kemudian, respon tersebut bisa dilanjut dengan memberikan arahan serta perbaikan,
3. Melakukan perencanaan kinerja yang baik
Perencanaan harus disusun sedemikian rupa, agar hasilnya optimal. Guru perlu menganalisis kebutuhan kelas secara menyeluruh termasuk memerhatikan karakter siswa, tingkat pemahaman, dan tantangannya.
Di samping itu, guru juga mesti menetapkan tujuan pembelajaran yang efektif, di mana pembelajaran tersebut harus spesifik, terukur, relevan, dan terbatas waktu. Ini dapat menjadi pedoman yang konkret dalam menilai perilaku siswa.
Kemudian, guru juga mesti mengidentifikasi indikator perilaku siswa. Nantinya, indikator tersebut harus dipantau dan diobservasi agar perilaku siswa dapat menjadi lebih baik lagi hari demi hari.
Baca juga: Praktik Mudah Pengintegrasian SKP ke dalam PMM
(MSD)
