Apa yang Anda Lakukan agar Murid Mengurangi Sampah Plastik Sekali Pakai?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sampah plastik masih menjadi salah satu persoalan lingkungan yang belum teratasi dengan baik hingga saat ini. Masalah ini tidak hanya ditemukan di lingkungan masyarakat, tetapi juga di lingkungan sekolah.
Kondisi tersebut tentu perlu mendapat perhatian serius. Pasalnya, plastik membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah plastik dapat mencemari lingkungan serta mengganggu kesehatan manusia.
Sebagai lembaga pendidikan, sekolah harus berperan aktif dalam menumbuhkan kepedulian murid terhadap lingkungan sejak dini. Caranya dapat dilakukan dengan membiasakan murid menjaga kebersihan kelas, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mengolah barang bekas menjadi benda yang bermanfaat.
Lantas, apa saja contoh aktivitas yang dapat dilakukan agar seluruh murid terbiasa menerapkan kebiasaan tersebut? Berikut informasi selengkapnya.
Upaya Menjaga Lingkungan Sekolah, Mengurangi Sampah Plastik, dan Memanfaatkan Barang Bekas Secara Kreatif
Dirangkum dari laman Humas SMKN 2 Tegalsari, SMA Dwiwarna, dan berbagai sumber lainnya, berikut beberapa cara menjaga kebersihan lingkungan sekolah, mengurangi sampah plastik, serta memanfaatkan barang bekas secara kreatif:
1. Membiasakan Penggunaan Botol Minum dan Kotak Makan Pakai Ulang
Botol minuman dan kemasan makanan sekali pakai menjadi salah satu sumber sampah plastik terbesar di sekolah. Karena itu, mulai biasakan untuk menggantinya dengan botol minum isi ulang (tumbler) dan kotak makan pribadi.
Sekolah dapat mendukungnya dengan menyediakan fasilitas isi ulang air minum dan mengedukasi siswa mengenai manfaat penggunaan peralatan makan yang dapat dipakai berulang kali.
2. Mengurangi Jajanan Berkemasan Plastik Sekali Pakai
Selain membiasakan siswa menjaga kebersihan, sekolah juga dapat melibatkan pengelola kantin dalam upaya mengurangi sampah plastik. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain:
Mengadakan sosialisasi kepada pengelola kantin tentang pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Mengganti kantong plastik dengan kemasan yang lebih ramah lingkungan, seperti kertas makanan atau daun.
Mendorong penggunaan wadah makan dan gelas yang dapat dipakai berulang kali.
3. Menerapkan Program Pemilahan Sampah
Pengelolaan sampah akan lebih efektif jika diawali dengan pemilahan sejak dari sumbernya. Oleh karena itu, sekolah dapat menyediakan tempat sampah terpisah untuk sampah organik, anorganik, dan residu.
4. Mengadakan Edukasi dan Kampanye Lingkungan
Sekolah dapat mengadakan kegiatan edukasi dan kampanye lingkungan, seperti hari bebas plastik, lomba kebersihan kelas, atau kerja bakti. Lewat berbagai kegiatan tersebut, siswa dapat terdorong untuk menerapkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
5. Mengolah Barang Bekas Menjadi Karya Kreatif
Barang bekas, seperti botol plastik, kardus, kaleng, atau tutup botol, dapat diolah menjadi berbagai karya yang bermanfaat. Contoh hasil karya yang dapat dibuat antara lain:
Tempat pensil dari botol plastik atau kaleng bekas.
Hiasan dinding atau dekorasi kelas dari tutup botol dan kardus.
Celengan dari botol plastik atau kaleng bekas.
Ecobrick yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kursi, meja, atau taman sederhana.
Baca Juga: Tata Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan bagi Masyarakat
(ANB)
