Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Buku Tempel? Ini Definisi dan Manfaatnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi buku tempel. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buku tempel. Foto: Pexels.com

Buku tempel merupakan media visual yang digunakan untuk menyampaikan informasi. Dalam pembelajaran misalnya bisa untuk menyajikan teks laporan hasil observasi, dengan cara yang menarik dan kreatif.

Buku tempel juga tergolong sebagai media pembelajaran konvensional. Meski demikian, buku tempel memiliki banyak manfaat bagi siswa. Apa saja? yuk simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Apa yang Dimaksud dengan Buku Tempel?

Apa yang dimaksud dengan buku tempel? Buku tempel adalah media atau alat yang digunakan untuk menyampaikan informasi secara visual. Foto: Pexels.com

Buku tempel pada umumnya dikenal dengan istilah scrapbook. Buku ini terdiri dari berbagai elemen, termasuk gambar, kliping, catatan, dan memorabilia yang disusun secara sistematis. Buku tempel juga telah menjadi salah satu alat yang efektif dalam menyampaikan informasi dan mendukung proses pembelajaran.

Menurut Naufal Ishartono dan Yasir Sidi dalam jurnal Proceedings of the 7th Progressive and Fun Education International Conference, buku tempel merupakan seni kerajinan menata atau menempel beragam gambar, foto, dan tulisan di atas lembaran-lembaran kertas secara menarik.

Selain lebih menarik untuk dibaca, penyajian dalam bentuk buku tempel juga akan membuat laporan yang telah dibuat menjadi barang yang indah dan patut untuk dikenang.

Baca Juga: Cara Membuat Scrapbook untuk Pemula yang Estetis dan Rapi

Manfaat Buku Tempel sebagai Media Pembelajaran

Buku tempel berfungsi sebagai alat yang multifungsi dalam menyampaikan informasi, meningkatkan kreativitas, dan mendukung proses pembelajaran. Foto: Pexels.com

Dalam penelitian Pengembangan Media Pembelajaran Scrapbook Berbasis Budaya Lokal Pada Mata Pelajaran IPS yang dilakukan oleh Kartina, dkk disebutkan bahwa buku tempel memiliki banyak manfaat, yakni:

  • Meningkatkan kemampuan berpikir kreatif seseorang

  • Media untuk menyalurkan hobi

  • Mendokumentasikan momen-momen yang menyenangkan dan penting

  • Sarana rekreasi dan menghilangkan stres

Mengutip jurnal Bioeduca: Journal of Biology Education karya Shofia Lana Fauziyah, dkk, penggunaan buku tempel atau scrapbook dalam proses belajar-mengajar dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan, sehingga siswa lebih termotivasi untuk belajar.

Dengan menggunakan buku tempel, guru dapat mengajar dengan cara yang lebih bervariasi, tidak hanya mengandalkan komunikasi verbal. Ini membantu siswa lebih mudah memahami materi.

Siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga terlibat dalam berbagai aktivitas seperti mengamati, membuat, dan berkreasi dengan bahan-bahan scrapbook, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan efektif.

Dengan manfaat-manfaat tersebut, buku tempel bukan hanya berguna bagi pelajar tetapi juga siapa saja yang ingin mengembangkan kreativitas, menyalurkan hobi, hingga menghilangkan stres.

Baca Juga: 21 Kata-Kata Scrapbook Lucu dan Menarik untuk Teman Sekolah

Kelebihan dan Kekurangan Buku Tempel

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari scrapbook. Foto: Pexels.com

Buku tempel memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan oleh guru sebelum menjadikan media ini sebagai media pembelajaran. Buku tempel memiliki berbagai macam kelebihan, di antaranya:

  • Menarik secara visual karena disusun dari beberapa elemen, seperti foto, gambar, dan catatan penting yang dihiasi dengan berbagai dekorasi.

  • Mudah dibuat karena hanya perlu menyusun dan memadukan antara gambar, catatan, dan hiasan.

  • Dapat didesain sesuai dengan keinginan dan kreativitas pembuatnya.

Di samping itu, buku tempel juga mempunyai kekurangan, yaitu:

  • Membutuhkan waktu yang relatif lama untuk membuat satu scrapbook yang lengkap dan menarik.

  • Penggunaan gambar yang terlalu banyak dapat mengurangi fokus siswa pada materi, membuat pembelajaran bisa menjadi kurang efektif.

Selain itu, guru perlu mempertimbangkan ketersediaan bahan dan biaya yang mungkin dibutuhkan untuk membuat buku tempel. Terakhir, penting bagi guru untuk memberikan panduan yang jelas dan memastikan bahwa penggunaan buku tempel benar-benar mendukung tujuan pembelajaran.

(SAI)