Apa yang Dimaksud dengan Gizi Salah? Ini Pengertian dan Bentuk-bentuknya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada dasarnya, mengonsumsi makanan setiap hari bertujuan untuk mencapai status gizi optimal. Seseorang yang tidak mencapai status tersebut kemungkinan besar akan mengalami gizi salah. Apa yang dimaksud dengan gizi salah?
Dijelaskan dalam buku Gizi Kesehatan dan Penyakit oleh Pattola, dkk., gizi salah atau malnutrisi adalah keadaan patologis akibat kekurangan atau kelebihan zat gizi, baik secara relatif maupun absolut. Cara makan yang tidak tepat atau tidak mencukupi kebutuhan gizi menjadi penyebab utama malnutrisi.
Tidak memandang usia, gizi salah dapat menyerang anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Untuk mengetahui lebih jauh apa yang dimaksud dengan gizi salah, simak penjelasan lengkapnya dalam ulasan di bawah ini.
Apa yang Dimaksud dengan Gizi Salah?
Secara sederhana, gizi salah bisa diartikan sebagai ketidakseimbangan asupan energi dan/atau nutrisi dalam tubuh, entah itu kekurangan maupun kelebihan. Kondisi ini terjadi ketika jumlah, jenis, atau kualitas yang memadai dari zat gizi tidak dikonsumsi untuk jangka waktu yang cukup lama.
Menurut informasi dari Medical News Today, seseorang yang mengalami malnutrisi mungkin akan kekurangan vitamin, mineral, dan zat penting lainnya yang dibutuhkan untuk memaksimalkan fungsi tubuh. Gizi salah juga dapat menyebabkan:
Masalah kesehatan jangka pendek dan panjang
Pemulihan yang lambat dari luka dan penyakit
Risiko infeksi yang lebih tinggi
Masalah penglihatan karena kekurangan vitamin A
Gizi salah yang berkelanjutan bisa menyebabkan marasmus. Marasmus adalah kekurangan protein dan asupan energi secara keseluruhan yang mengakibatkan kurangnya otot atau lemak di dalam tubuh.
Bentuk-Bentuk Gizi Salah
Dijelaskan dalam situs World Health Organization, malnutrisi dikelompokkan menjadi tiga bentuk, yaitu:
1. Undernutrition
Undernutrition alias kurang gizi mengacu pada kekurangan konsumsi pangan dalam periode tertentu, baik secara relatif maupun absolut. Kurang gizi membuat penderitanya, khususnya anak-anak jauh lebih rentan terhadap penyakit dan kematian.
Undernutrition terbagi lagi menjadi empat bentuk, yakni wasting atau berat badan menurun/rendah, stunting atau tinggi badan rendah, berat badan kurang, serta defisiensi vitamin dan mineral.
2. Malnutrisi Terkait Mikronutrien
Merupakan kekurangan atau kelebihan asupan vitamin dan mineral yang disebut dengan zat gizi mikro. Mikronutrien memungkinkan tubuh untuk memproduksi enzim, hormon, dan zat lain yang penting untung pertumbuhan dan perkembangan yang tepat.
3. Kelebihan Berat Badan, Obesitas, dan Penyakit Tidak Menular yang Berhubungan dengan Diet
Kegemukan dan obesitas terjadi ketika berat badan jauh di atas IBM (indeks massa tubuh). IBM adalah indeks berat badan untuk tinggi badan yang biasa digunakan untuk mengklasifikasikan kelebihan berat badan dan obesitas.
Kondisi tersebut disebabkan oleh ketidakseimbangan energi yang dikonsumsi dan energi yang dikeluarkan. Umumnya, orang yang gemar mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula dan lemak serta jarang melakukan aktivitas fisik lebih berisiko mengalami kegemukan dan obesitas
Di sisi lain, seseorang dengan penyakit tidak menular terkait diet juga termasuk malnutrisi. Ini meliputi penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke, kanker tertentu, serta diabetes.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Apa dampak dari gizi salah?

Apa dampak dari gizi salah?
Salah satunya menyebabkan masalah kesehatan jangka pendek dan panjang
Apa yang terjadi jika seseorang mengalami kekurangan gizi?

Apa yang terjadi jika seseorang mengalami kekurangan gizi?
Seseorang yang mengalami malnutrisi mungkin akan kekurangan vitamin, mineral, dan zat penting lainnya.
Apa saja bentuk-bentuk gizi salah?

Apa saja bentuk-bentuk gizi salah?
Malnutrisi dikelompokkan menjadi tiga bentuk, yaitu undernutrition, malnutrisi terkait mikronutrien, serta kelebihan berat badan, obesitas, dan penyakit tidak menular yang berhubungan dengan diet.
