Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi makhluk ekonomi Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makhluk ekonomi Foto: Shutterstock

Sebagian besar manusia merasa tidak pernah puas dengan pencapaiannya. Mereka akan terus berusaha memenuhi apa yang diinginkan dengan menghalalkan berbagai cara. Sifat yang satu ini menjadikan manusia sebagai makhluk ekonomi.

Manusia sebagai makhluk ekonomi atau homo economicus, selalu berusaha mengejar kemakmuran untuk dirinya sendiri. Para individu akan saling bersaing untuk mengejar kepentingannya masing-masing.

Dalam kamus ekonomi (Collin, 1999:178), homo economicus juga diartikan sebagai seseorang yang selalu bertindak secara rasional dalam mencapai tujuannya. Ia kemudian mengambil keputusan yang konsisten dengan berpatokan pada tujuan tersebut.

Apa yang dimaksud dengan manusia sebagai makhluk ekonomi dan seperti apa ciri-cirinya? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.

Ciri-ciri Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi

Manusia disebut sebagai mahluk ekonomi karena selalu berusaha memenuhi kebutuhan demi mencapai kesejahteraan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, manusia juga bertindak sebagai mahluk sosial.

Ilustrasi bekerja. Foto: Vichien Petchmai/Getty Imges

Manusia tidak mampu memenuhi kebutuhan tanpa melakukan interaksi dengan orang lain. Ia selalu hidup bersama dan tidak dapat hidup sendiri dalam memenuhi segala yang diinginkannya.

Misalnya, ketika ingin mengonsumsi nasi, manusia harus memperoleh berasnya terlebih dahulu. Tentu beras tersebut tidak bisa diperoleh dengan sendirinya, ia harus membelinya langsung dari pedagang beras di pasar.

Mengutip buku IPS Terpadu: Sosiologi, Geografi, Ekonomi Kelas VII, secara garis besar, manusia sebagai makhluk ekonomi mempunyai dua ciri, yakni sebagai berikut.

  • Seseorang melakukan tindakan ekonomi atas dasar kepentingan sendiri, bukan karena faktor lain. Contohnya, Ibu Yanti berjualan kue karena ingin membantu suaminya memperoleh tambahan pendapatan keluarga.

  • Seseorang melakukan tindakan ekonomi secara efisien. Tindakan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip ekonomi, yaitu mengeluarkan pengorbanan tertentu agar memperoleh keuntungan yang maksimal. Contoh, Pak Anton membuka usaha rental VCD di rumahnya dengan modal Rp1.000.000. Dari usaha tersebut, Pak Anton memperoleh keuntungan Rp5.000,00 per hari.

Ilustrasi anak belanja. Foto: Shutter Stock

Dari ciri-ciri tersebut, dapat disimpulkan bahwa kehidupan manusia akan meningkat seiring dengan perannya sebagai makhluk ekonomi. Namun, apabila hal itu dilakukan dalam setiap tindakannya, dikhawatirkan muncul sifat individualistis dan materialistis di dalam diri manusia.

Mengutip buku Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs Kelas VII, agar manusia dapat menjalankan fungsi sebagai makhluk ekonomi dengan benar, ia perlu mematuhi aturan atau norma tertentu. Tanpa aturan dan norma tersebut, maka manusia akan bertindak semena-mena.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan makhluk ekonomi?

chevron-down

Manusia sebagai makhluk ekonomi adalah penggambaran manusia sebagai agen yang secara konsisten rasional dan mementingkan diri sendiri secara sempit, dan yang mengejar tujuan yang ditentukan secara subjektif secara optimal.

Apa itu mahkluk sosial?

chevron-down

Manusia sebagai makhluk sosial adalah makhluk yang berhubungan secara timbal-balik dengan manusia lain.

Apa saja ciri manusia sebagai makhluk ekonomi?

chevron-down

Ada dua ciri, yaitu seseorang melakukan tindakan ekonomi atas dasar kepentingan sendiri dan seseorang melakukan tindakan ekonomi secara efisien.