Apa yang Dimaksud Dengan Pelayaran Hongi? Ini Tujuannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

VOC menerapkan berbagai kebijakan guna meraup keuntungan dari negeri jajahannya, salah satunya dengan pelayaran Hongi. Mengutip jurnal Perdagangan Internasional: Pengaruhnya Terhadap Perubahan Sistem Nilai Budaya Orang Maluku karya Mus Huliselan, Belanda membuat perjanjian dengan Pimpinan Uli, Banda, Seram, Ambon dan Lease.
Isi dari perjanjian tersebut antara lain mempertahankan hak monopoli dan pengendalian harga rempah-rempah. Namun perjanjian yang telah dibuat ternyata dilanggar, sehingga Belanda menerapkan Pelayaran Hongi untuk menegakkan monopoli.
Pengertian Pelayaran Hongi
Monopoli oleh VOC bertujuan untuk membatasi produksi cengkih agar harga tetap tinggi. Jika produksi cengkih melebihi yang dibutuhkan, tentu saja harga cengkih menjadi murah dan keuntungan yang diperoleh VOC menjadi sedikit. Karena itu VOC melakukan pemusnahan tanaman-tanaman cengkih yang tidak dikehendakinya.
Di Huamual, daerah yang kaya akan cengkih, masyarakat mulai menyerang Belanda. Pedagang Indonesia sendiri tetap berdatangan ke sana dan sebagian besar cengkih diangkut oleh mereka.
Belanda menganggap hanya tindakan kekerasan-lah yang dapat menyelamatkan pardagangan mereka. Yaitu dengan menghancurkan perkebunan cengkih di Seram secara besar-besaran. Pada 1625 rencana ini direalisasikan dengan Pelayaran Hongi.
Dengan demikian, yang dimaksud Pelayaran Hongi adalah ekspedisi pelayaran yang dilakukan VOC untuk menjaga keberlangsungan monopoli rempah-rempah di wilayah Kepulauan Maluku dan sekitarnya.
Mengutip buku Seri IPS Sejarah II SMP Kelas VIII karya Prawoto (2006), Hongi merupakan nama kapal cepat yang ada pada waktu itu. Dengan kapal tersebut VOC melakukan pelayaran ke berbagai wilayah di Maluku untuk memusnahkan tanaman cengkih. Karena kapal yang digunakan dalah kapal hongi maka disebut Pelayaran Hongi.
Cara Agar Keuntungan Jatuh ke Tangan VOC
Mengutip jurnal Jejak Tata Niaga Rempah-Rempat Dalam Jaringan Perdagangan Masa Kolonial Di Maluku oleh Syahruddin Mansyur, tujuan pembatasan penanaman cengkih adalah agar harga dapat dipertahankan. Armada Hongi yang dipersenjatai juga ditugaskan untuk melakukan pengawasan terhadap penduduk pribumi agar tetap menjual hasil panen cengkih mereka kepada Belanda.
Mengutip buku Ilmu Pengetahuan Sosial (Geografi, Sejarah, Sosiologi, Ekonomi) karya Mamat Ruhimat dkk, tujuan Pelayaran Hongi secara umum yaitu mencegah penjualan rempah-rempah kepada orang lain dan melaksanakan usaha ekstirpasi.
Yang dimaksud ekstirpasi yaitu membinasakan pohon rempah-rempah yang berlebih dengan maksud:
Agar hasil rempah-rempah tidak terlalu banyak .
Agar dapat menetapkan harga pasar dengan mudah.
Agar tidak ada hasil yang dijual kepada orang lain.
Frequently Asked Question Section
Tujuan Pelayaran Hongi

Tujuan Pelayaran Hongi
Menjaga keberlangsungan monopoli rempah-rempah di wilayah Kepulauan Maluku dan sekitarnya.
Apa yang Dimaksud Hongi

Apa yang Dimaksud Hongi
Hongi merupakan nama kapal cepat sejenis kora-kora. VOC menggunakannya untuk melakukan pelayaran ke berbagai wilayah di Maluku untuk mengawasi monopoli.
Mengapa VOC memusnahkan tanaman-tanaman cengkih?

Mengapa VOC memusnahkan tanaman-tanaman cengkih?
Untuk menghindari produksi yang berlebihan. Jika produksi cengkih melebihi yang dibutuhkan pasar dunia, harganya menjadi murah
(ERA)
