Konten dari Pengguna

Apa yang Terjadi Jika Habitat Alami Babi Rusa Terancam oleh Aktivitas Manusia?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi MPLS 2025. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi MPLS 2025. Foto: Shutterstock

Dalam rangkaian kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan) untuk jenjang pendidikan SMP, SMA, dan SMK, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan asesmen literasi dan numerasi.

Asesmen ini berfungsi untuk mengukur kemampuan dasar para peserta didik baru. Di dalamnya terdapat 24 soal pilihan ganda yang terbagi atas 12 soal literasi dan 12 soal numerasi. Siswa baru wajib menyelesaikannya dalam waktu sekitar 60 menit.

Salah satu contoh soal yang termuat dalam bagian literasi adalah, “Apa yang terjadi jika habitat alami babi rusa terus terancam oleh aktivitas manusia?” Untuk mengetahui jawabannya, simaklah pembahasannya dalam artikel ini.

Apa yang Terjadi Jika Habitat Alami Babi Rusa Terancam oleh Aktivitas Manusia?

Ilustrasi apa yang terjadi jika habitat alami babi rusa terus terancam oleh aktivitas manusia? Punah. Foto: Shutterstock

Agar dapat menjawab pertanyaan tersebut, peserta didik harus terlebih dahulu memahami isi teks yang diberi judul “Babi Rusa: Hewan Unik dari Sulawesi”. Berikut ini teks lengkapnya yang dikutip dari laman Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen:

Mengenal Babi Rusa

Indonesia punya banyak flora dan fauna yang unik, salah satunya adalah babi rusa. Hewan ini hanya bisa ditemukan di Pulau Sulawesi dan sekitarnya. Babi rusa adalah jenis babi liar yang hidup di hutan tropis, terutama di sekitar sungai, sumber air, rawa, dan kubangan air.

Tempat Hidup dan Makanan

Babi rusa hidup di hutan hujan dataran rendah di Pulau Sulawesi, seperti di Togean, Sulu, dan Buru. Mereka suka makan buah-buahan, umbi-umbian seperti kilo, tunas globa, dan rebung. Selain itu, mereka juga makan rumput, daun, dan kadang-kadang mencari ulat atau cacing di lubang pohon yang sudah busuk.

Ciri-ciri Unik

Babi rusa jantan punya ciri khas yang sangat unik: dua taring besar yang menembus kulit moncongnya lalu melengkung ke belakang sampai di depan matanya. Ukuran taring ini bisa mencapai 30 cm. Pada betina, taring ini jauh lebih pendek atau tidak tumbuh mencuat seperti pada jantan. Selain itu, babi rusa nyaris tidak memiliki rambut pada tubuhnya, kecuali di sepanjang tulang belakang dan ujung ekor. Kulit mereka tebal, keras, dan kasar dengan keriput di sekitar wajah, telinga, dan leher.

Babi rusa masuk kategori hewan terancam punah karena perburuan dan alih fungsi lahan hutan menjadi pertanian.

Merujuk pada teks di atas, nantinya peserta didik baru akan dihadapkan pada empat soal turunan yang wajib dijawab. Berikut daftar soal dan kunci jawabannya yang bisa dijadikan referensi:

1. Apa yang terjadi jika habitat alami babi rusa terus terancam oleh aktivitas manusia?

  • Populasi babi rusa akan berkurang akibat aktivitas manusia.

  • Babi rusa akan pindah ke habitat lain yang lebih aman.

  • Flora yang menjadi makanan utama babi rusa bisa terpengaruh.

  • Terjadi peningkatan konflik antara manusia dan babi rusa.

Jawaban: Populasi babi rusa akan berkurang akibat aktivitas manusia.

2. Apa ciri khas yang unik dari babi rusa jantan?

  • Bulu tebal, keras, dan kasar di seluruh tubuh.

  • Memiliki rambut yang tebal pada tubuhnya.

  • Taring besar yang menembus kulit moncongnya.

  • Taring yang lebih pendek atau tidak tumbuh.

Jawaban: Taring besar yang menembus kulit moncongnya

3. Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut tentang tempat hidup babi rusa, apa kata kunci yang akan kamu masukkan ke dalam laman internet?

  • Makanan babi rusa hutan.

  • Habitat babi rusa Sulawesi.

  • Lokasi babi rusa di Indonesia.

  • Karakteristik babi rusa jantan.

Jawaban: Habitat babi rusa Sulawesi dan Lokasi babi rusa di Indonesia.

4. Mengapa dalam teks disebutkan bahwa babi rusa hanya dapat ditemukan di Pulau Sulawesi?

  • Habitat alami babi rusa terutama terdapat di hutan hujan dataran rendah di pulau Sulawesi. (Benar/Salah)

  • Pulau Sulawesi memiliki kondisi lingkungan yang mendukung keberadaan babi rusa. (Benar/Salah)

  • Habitat babi rusa jantan terbatas sehingga hanya dapat ditemukan di Pulau Sulawesi. (Benar/Salah)

Jawaban: Benar, Benar, dan Salah.

Baca juga: Mengapa dalam Teks Disebutkan Babi Rusa Hanya Dapat Ditemukan di Pulau Sulawesi?

(RK)