Konten dari Pengguna

Apakah ada Jin Islam? Ini Penjelasannya Menurut Al-Quran

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah ada jin Islam? Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah ada jin Islam? Foto: Pexels

Jin merupakan salah satu makhluk gaib yang diciptakan Allah dari api. Meski tak kasat mata, jin juga memiliki tingkat keimanan tertentu seperti manusia pada umumnya. Lantas, apakah ada jin Islam?

Mengutip buku The Religion of Islam karya Maulana Muhammad Ali, jin berasal dari kata janna yang berarti “menyembunyikan”, atau “merahasiakan”. Dalam Al-Quran, jin didefinisikan sebagai makhluk halus yang tidak dapat ditangkap panca indra biasa.

Jin telah diciptakan oleh Allah sebelum kemunculan Nabi Adam, manusia pertama di alam semesta. Penjelasan soal penciptaan jin sebagai makhluk yang terbuat dari api dapat ditemukan dalam beberapa ayat Al-Quran maupun hadits, salah satunya surat Al Hijr ayat 27.

وَٱلْجَآنَّ خَلَقْنَٰهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ

Artinya: "Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas." (QS. Al-Hijr[15]:27)

Golongan dan Sifat Jin dalam Pandangan Islam

Ilustrasi golongan dan sifat jin. Foto: Pexels

Jin sering digambarkan sebagai sosok yang sangat menyeramkan. Mereka mempunyai tanduk, bergigi tajam, menyeringai, bermata merah, serta memiliki bentuk rupa dan tubuh bermacam-macam.

Dalam buku Pengantar Hidup Sehat Siram Jaman karya Gun Gun Gunansah, jin dengan berbagai bentuk tersebut kemudian dikategorikan menjadi tiga golongan berdasarkan dimensinya, yakni:

  • Golongan jin yang terbang di udara.

  • Golongan jin yang bergerak melata.

  • Golongan jin yang bermukim dan hidup berpindah-pindah.

Adapun sifat-sifat jin sebagaimana tercantum dalam buku Akidah Akhlaq karangan Taofik Yusmansyah adalah:

  • Jin memiliki jenis kelamin tertentu (laki-laki dan perempuan).

  • Jin berkelompok atau berbangsa-bangsa.

  • Jin membutuhkan makanan dan minuman.

  • Jin dapat hidup di dalam dan luar bumi.

  • Jin hidup berpasangan dan beranak-pinak seperti manusia.

  • Jin memiliki agama (Muslim atau kafir).

Apakah Ada Jin Islam?

Ilustrasi jin dalam pandangan Islam. Foto: Pexels

Seperti yang telah dijelaskan, jin adalah makhluk yang memiliki agama. Penjelasan terkait keimanan jin dalam pandangan Islam tercantum dalam Al-Quran surat Al-Jin ayat 11.

وَّاَنَّا مِنَّا الصّٰلِحُوْنَ وَمِنَّا دُوْنَ ذٰلِكَۗ كُنَّا طَرَاۤىِٕقَ قِدَدًاۙ

Artinya: "Dan sesungguhnya di antara kami (jin) ada yang saleh dan ada (pula) kebalikannya. Kami menempuh jalan yang berbeda-beda." (QS. Al-Jin[72]:11)

Menurut seorang sahabat Nabi sekaligus pakar tafsir Al-Quran, Ibnu Abbas, kalimat “menempuh jalan yang berbeda-beda” dalam ayat di atas menunjukkan bahwa jin ada yang Muslim dan ada pula yang kafir. Pendapat ini juga disetujui oleh Ibnu Taimiyah yang merupakan seorang ahli fikih dari mazhab Hambali.

Jin Muslim tentu beragama Islam, menyembah Allah, taat beribadah, dan senantiasa menjalankan kewajibannya. Sementara itu, jin kafir adalah jin yang mengabaikan kewajiban ajaran Islam.

Dirangkum dari buku Kisah Hikayat Bangsa Jin Muslim Vol. 1 karangan Muhannad Xenohikari, berikut adalah beberapa perbedaan antara jin Muslim dan kafir.

  • Jin Muslim selalu berpenampilan rapi dan bersih, sementara jin kafir selalu berpenampilan kotor dan berantakan.

  • Jin Muslim selalu menutup aurat dan mengenakan pakaian lengkap, sedangkan jin kafir senang membuka aurat dan menggunakan pakaian sepotong saja.

  • Jin Muslim tidak suka menampakkan diri kepada manusia. Jika hendak melakukannya, mereka akan masuk ke dalam mimpi dengan wujud rupawan dan aroma wangi. Sementara itu, jin kafir sering menampakkan diri dengan wujud binatang, siluman, hingga monster yang menakutkan.

  • Jin Muslim senang tinggal di rumah orang yang taat beribadah, mereka selalu menjadi makmum jika tuan rumah sedang shalat. Sementara itu, jin kafir lebih suka diam di tempat-tempat maksiat, mereka akan menganggu orang-orang yang sedang shalat dan melakukan ibadah lainnya.

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan jin?

chevron-down

Dalam Al-Quran, jin didefinisikan sebagai makhluk halus yang tidak dapat ditangkap panca indra biasa.

Apa saja golongan jin?

chevron-down

Berdasarkan dimensinya, golongan jin terbagi menjadi tiga kategori, yaitu jin yang terbang di udara, jin yang bergerak melata, serta jin yang bermukim dan hidup berpindah-pindah.

(AAA)