Konten dari Pengguna

Apakah Burung Garuda Ada di Dunia Nyata? Ini Penjelasannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Burung Garuda. Foto: Shutterstock/Kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Burung Garuda. Foto: Shutterstock/Kumparan.

Garuda Pancasila merupakan lambang negara Republik Indonesia yang menyimbolkan kekuatan dan keberanian. Apakah burung Garuda ada di dunia nyata?

Lambang Negara Garuda Pancasila dirancang oleh Sultan Hamid II dan disempurnakan oleh Ir Soekarno. Simbol kenegaraan itu diresmikan pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat pada 11 Februari 1950.

Garuda Pancasila digambarkan sebagai burung emas dengan sayap yang membentang lebar. Perisai yang berisi lima simbol Pancasila tersemat di dadanya. Sementara kaki burung ini mencengkeram pita bertuliskan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.

Apakah Burung Garuda Ada di Dunia Nyata?

Ilustrasi Burung Garuda. Foto: Shutterstock/Kumparan.

Visualisasi Sang Garuda yang gagah perkasa membuat beberapa orang bertanya-tanya “apakah burung garuda ada di dunia nyata?”. Dikutip dari buku Fakta Unik Lambang Negara oleh Koen Setiawan (2017), burung Garuda terinspirasi dari hewan mitologi dalam agama Hindu bernama Garudeya.

Ia adalah burung raksasa tunggangan Dewa Wisnu yang sangat cepat. Binatang tersebut melambangkan kekuatan, pengetahuan, keberanian, disiplin, dan kesetiaan. Dikutip dari laman Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, penggambaran Garuda mirip dengan rajawali di dunia nyata.

Rajawali merupakan salah satu spesies elang. Hewan ini mempunyai penglihatan yang ketajamannya bisa mencapai 100 kaki dari permukaan tanah. Dengan penglihatan super itu, mereka dapat dengan mudah menemukan dan mengintai mangsa dari atas ketinggian.

Selain penglihatan yang tajam, elang juga memiliki kaki yang kuat dan cakar yang tajam untuk mencengkeram mangsanya. Diperkirakan, kekuatan cengkraman elang berkisar antara 300 sampai 400 psi (pound-force per square inch).

Makna Garuda Pancasila

Ilustrasi Burung Garuda. Foto: Shutterstock/Kumparan.

Sebagai lambang negara, Garuda Pancasila sarat akan makna. Berikut makna dari elemen-elemennya yang dikutip dari buku PKN Harmoni Berkebangsaan oleh Rani R Moediarta (2002).

1. Perisai Pancasila

Warna merah dan putih dalam perisai yang dibawa Garuda menggambarkan bendera Sang Saka Merah Putih yang melambangkan kesucian dan keberanian. Di dalam perisai, terdapat simbol-simbol dari kelima sila Pancasila. Berikut maknanya:

  • Bintang melambangkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa

  • Rantai melambangkan sila Kemanusiaan yang adil dan beradab Pohon beringin melambangkan Persatuan Indonesia.

  • Kepala banteng melambangkan sila keempat Pancasila, yakni Demokrasi yang Dipimpin oleh Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan.

  • Padi dan kapas melambangkan sila Keadilan Sosial bagi Rakyat Seluruh Rakyat Indonesia.

2. Jumlah Bulu Garuda

Desain Garuda Pancasila digambar dengan sangat mendetail. Jumlah bulu pada sayap, ekor, kaki, dan leher burung Garuda sama dengan tanggal, bulan, dan tahun kemerdekaan Indonesia, yakni 17-08-19-45.

3. Semboyan Bhineka Tunggal Ika

Kaki Garuda yang kokoh mencengkeram pita bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika”. Kalimat tersebut diambil dari Bahasa Sansekerta yang maknanya “ berbeda-beda tetapi bersatu juga”.

4. Warna Emas

Burung Garuda digambarkan dengan warna emas, yang menyimbolkan kekayaan, kemakmuran, dan kesejahteraan. Warna tersebut dipilih sebagai harapan bahwa Indonesia bisa tumbuh menjadi bangsa yang makmur dan sejahtera.

(GLW)