Konten dari Pengguna

Apakah Energi Terbarukan Bisa Habis? Ini Faktanya Menurut Ilmuwan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karyawan melakukan pengecekan panel surya di atap gedung utama kantor SBI Pabrik Tuban, Jawa Timur. Pengecekan ini sebagai implementasi penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk mencapai target dekarbonisasi.  Foto: Media SIG
zoom-in-whitePerbesar
Karyawan melakukan pengecekan panel surya di atap gedung utama kantor SBI Pabrik Tuban, Jawa Timur. Pengecekan ini sebagai implementasi penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk mencapai target dekarbonisasi. Foto: Media SIG

Kampanye soal energi terbarukan (renewable energy) semakin digaungkan oleh pemerintah, lembaga, dan komunitas lain. Para ilmuwan mengklaim bahwa energi ini tidak akan pernah berhenti atau habis selama siklus alam masih berlangsung. Benarkah demikian?

Dijelaskan dalam buku Teknik Konversi Energi karya Andi Muhammad Taufik, dkk., konsep energi terbarukan pertama kali dikenal pada tahun 1970-an. Ketika itu, energi terbarukan dijadikan sebagai upaya untuk mengimbangi pengembangan energi berbahan bakar nuklir dan fosil.

Sejumlah ahli menganggap bahwa penemuan sumber energi ini bisa menjadi jawaban untuk permasalahan keterbatasan energi di bumi. Mereka mengkhawatirkan bahan bakar fosil akan terus berkurang seiring waktu, sehingga diperlukan sumber energi lain sebagai alternatif.

Penggunaan energi terbarukan pun bisa menjadi solusi untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan emisi karbon. Untuk mengetahui apakah energi terbarukan bisa habis atau tidak, simaklah pembahasan lengkapnya berikut ini.

Fakta tentang Energi Terbarukan

Petugas operator biodigester TMR dibantu 'keeper' mengumpulkan kotoran gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Penggunaan energi akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. Tak cukup dengan mengandalkan energi fosil saja, semua pihak juga harus mengupayakan potensi penggunaan energi terbarukan di berbagai sektor.

Sumber energi terbarukan dianggap mampu memenuhi kebutuhan energi secara global dan lebih ramah lingkungan. Sumbernya bisa berasal dari sinar matahari, air, angin, panas bumi, gelombang laut, bioenergi, dan lainnya.

Sejumlah ahli mengatakan bahwa energi terbarukan ini akan terus tersedia dan tidak akan habis dalam waktu singkat. Sebagaimana dijelaskan dalam buku Pendidikan Energi karya Didin Nasrudin, dkk., sumber energi memiliki sifat-sifat umum yang meliputi:

  • Tidak bisa habis

  • Menghasilkan sedikit sekali polusi

  • Site spesific atau tidak dapat dipindahkan

  • Intermittent, tidak dapat menghasilkan energi listrik selama 24 jam. Contohnya energi surya dan angin.

  • Harga relatif mahal

Foto udara kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) on grid Selong kapasitas 7 MWp yang dioperasikan Vena Energy di Kelurahan Geres, Kecamatan Labuhan Haji, Selong, Lombok Timur, NTB, Senin (15/7/2024). Foto: Ahmad Subaidi/ANTARA FOTO

Di Indonesia sendiri, sumber energi terbarukan terus dikembangkan secara masif oleh pemerintah. Adapun jenisnya meliputi energi surya, energi air, energi angin, energi biomassa, dan energi panas bumi.

Pemerintah menganggap sumber energi ini bisa menjadi solusi atas keterbatasan energi fosil di dunia. Bonusnya, energi terbarukan juga bisa mengurangi emisi gas rumah kaca dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Namun, implementasi sumber energi terbarukan masih mengalami sejumlah kendala. Tidak hanya tentang biaya produksi, faktor ketergantungan cuaca juga menjadi bahan pertimbangannya.

Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari pemerintah, industri, dan masyarakat untuk mengatasi kendala yang ada. Harapannya, upaya ini bisa membantu pemanfaatan sumber energi terbarukan agar lebih optimal.

Manfaat Sumber Energi Terbarukan

Ilustrasi pemanfaatan energi panas bumi. Foto: Dok. Istimewa

Dirangkum dari buku Energi Terbarukan karya Hamdi (2016), berikut manfaat sumber energi terbarukan bagi kehidupan manusia:

  • Ekonomi berkelanjutan semakin bertumbuh seiring waktu. Nantinya, akan ada banyak lapangan kerja baru yang berasal dari sektor penyedia sumber energi. Jadi, kemajuan ekonomi dapat meningkat signifikan.

  • Membentuk kemandirian energi dalam lingkup masyarakat. Sebab, mereka sudah tidak bergantung pada bahan bakar fosil.

  • Meminimalisasi kerusakan lingkungan dan pencemaran udara.

  • Lebih hemat biaya lantaran sumber energi terbarukan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Ragam konten berkualitas dan inklusif tentang inisiatif individu, komunitas, dan pemangku kepentingan untuk mendorong terciptanya bumi berkelanjutan hanya di kumparan.com/greeninitiative

(MSD)