Apakah Kencing Kucing Najis? Ini Penjelasannya Berdasarkan Dalil

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi yang memelihara kucing, pasti sering menemukan air kencing kucing yang tercecer di berbagai tempat. Anda juga pasti bertanya-tanya apakah kencing kucing najis atau tidak menurut Islam.
Mengutip buku 'Hukum-Hukum Terkait Najis Dalam Madzhab Syafiiyah' oleh Galih Maulana, dalam pandangan syafi'iyah najis diartikan sebagai sesuatu yang dianggap kotor oleh syariat dan dapat menghalangi keabsahan shalat.
Terdapat 7 benda yang dikategorikan sebagai najis. Salah satunya adalah air kencing. Lalu, apakah air kencing kucing termasuk ke dalam benda najis menurut mazhab syafi'iyah?
Apakah Kencing Kucing Najis?
Secara umum air kencing termasuk ke dalam benda najis, baik yang berasal dari manusia, hewan yang boleh dimakan dagingnya (seperti unta) ataupun hewan yang tidak boleh dimakan dagingnya seperti kucing.
Hal ini mengacu kepada hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, ia mengatakan:
"Nabi Muhammad pernah melewati dua kuburan maka beliau bersabda, "Sesungguhnya kedua penghuni kubur ini sedang disiksa, dan keduanya disiksa bukan karena sesuatu yang besar. Salah satu dari keduanya biasa tidak melindungi diri dari air kencing, sedang yang lain biasa menyebarkan fitnah." (Hadits Riwayat Bukhari Muslim).
Hadits tersebut menjelaskan bahwa azab Allah SWT diturunkan kepada hambanya yang tidak menyucikan diri dari najis. Adapun najis yang disebutkan dalam hadits di atas adalah air kencing.
Meskipun hadits tersebut tidak menjelaskan secara detail, Ulama syafi'iyah sepakat bahwa makna air kencing dalam hadits di atas bermakna untuk semua air kencing, termasuk kencing kucing.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Imam al-Khatib al-Syirbini beliau mengatakan: "Air kencing yang lain (hewan) diqiyaskan kepadanya (air kencing manusia)".
Maka, dapat disimpulkan bahwa air kencing kucing menurut pandangan mazhab syafi'iyah termasuk najis.
Cara Menyucikan Diri dari Najis
Menurut Kamaludin dalam jurnal ilmiah berjudul 'Konsep Najis dan Penyuciannya dalam Fatwa MUI' cara menyucikan diri dari najis air kencing adalah dengan mencuci, menyiram, menyiprat, dan mengusapnya menggunakan air pada bagian yang terkena najis.
Sama halnya jika air kencing kucing mengenai kaki. Anda cukup membasuhnya menggunakan air untuk menghilangkan najis tersebut dari kaki. Apabila air kencing kucing mengenai baju, cukup mencucinya menggunakan air.
(PHR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu najis?

Apa itu najis?
Najis diartikan sebagai sesuatu yang dianggap kotor oleh syariat dan dapat menghalangi keabsahan shalat.
Bagaimana cara menyucikan diri dari najis?

Bagaimana cara menyucikan diri dari najis?
Cara menyucikan diri dari najis berbeda-beda dilihat dari tingkatan najis yang mengenainya.
Cara menyucikan diri dari air kencing?

Cara menyucikan diri dari air kencing?
Cara menyucikan diri dari air kencing adalah dengan membasuh bagian yang terkena air kencing tersebut menggunakan air.
