Apakah Mapel Pilihan TKA Harus Sesuai Jurusan? Ini Ketentuannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan asesmen nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu. Meski tidak wajib, tapi ini menjadi salah satu bahan pertimbangan seleksi untuk ke jenjang pendidikan selanjutnya, termasuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Dikutip dari laman Pusat Informasi Murid Kemendikdasmen, program ini akan diselenggarakan dalam tiga gelombang untuk jenjang SMA/MA/SMK. Gelombang pertama pada 3-4 November 2025, gelombang kedua pada 5-6 November 2025, dan gelombang khusus pada 8-9 November 2025.
Dalam pelaksanaannya, murid bisa memilih dua mata pelajaran (mapel) pilihan yang diujikan. Pertanyaannya, apakah mapel pilihan TKA harus sesuai jurusan? Simak penjelasannya berikut ini.
Apakah Mapel Pilihan TKA Harus Sesuai Jurusan?
Berdasarkan informasi di Pusat Informasi Murid Kemendikdasmen, murid bisa memilih dua mapel yang sesuai dengan minatnya. Namun, khusus untuk murid yang mengikuti jalur SNBP, ia harus mengambil mata pelajaran yang sesuai dengan jurusan atau program studi tujuan, sesuai dengan Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025.
Berikut adalah daftar mata pelajaran Kurikulum Merdeka yang sesuai dengan jurusan berdasarkan keputusan tersebut:
Seni: Seni Budaya
Sejarah: Sejarah
Linguistik: Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut dan/ atau Bahasa Inggris
Sastra: Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut dan/atau bahasa asing yang relevan
Filsafat: Sosiologi
Sosial: Sosiologi
Ekonomi: Ekonomi dan/atau matematika
Pertahanan: Pendidikan Pancasila
Psikologi: Sosiologi dan/atau Matematika
Kimia: Kimia
Ilmu atau Sains Kebumian: Fisika dan/atau Matematika Tingkat Lanjut
Ilmu atau Sains Kelautan: Biologi
Biologi: Biologi
Biofisika: Fisika
Fisika: Fisika
Astronomi: Fisika dan/atau Matematika Tingkat Lanjut
Komputer: Matematika Tingkat Lanjut
Logika: Matematika Tingkat Lanjut
Matematika: Matematika Tingkat Lanjut
Ilmu dan Sains Pertanian: Biologi
Peternakan: Biologi
Ilmu atau Sains Perikanan: Biologi
Arsitektur: Matematika dan/atau Fisika
Perencanaan Wilayah: Ekonomi dan/atau Matematika
Desain: Seni Budaya Matematika dan/atau Matematika
Ilmu atau Sains Akuntansi: Ekonomi
Ilmu atau Sains Manajemen: Ekonomi
Logistik: Ekonomi
Administrasi Bisnis: Ekonomi
Bisnis: Ekonomi
Ilmu atau Sains Komunikasi: Sosiologi dan/atau Antropologi
Pendidikan: Paling banyak 1 (satu) mata pelajaran pendukung yang relevan dengan program studi kependidikannya
Teknik atau rekayasa: Fisika/Kimia dan/atau Matematika Tingkat Lanjut
Ilmu atau Sains Lingkungan: Biologi
Kehutanan: Biologi
Ilmu Kedokteran: Biologi dan/atau Kimia
Ilmu Kedokteran Gigi: Biologi dan/atau Kimia
Ilmu Veteriner: Biologi dan/atau Kimia
Ilmu Farmasi: Biologi dan/atau Kimia
Ilmu Gizi: Biologi dan/atau Kimia
Kesehatan Masyarakat: Biologi
Kebidanan: Biologi
Keperawatan: Biologi
Kesehatan: Biologi
Ilmu Informasi: Matematika Tingkat Lanjut
Hukum: Sosiologi dan/ atau Pendidikan Pancasila
Ilmu Militer: Sosiologi
Urusan Publik: Sosiologi
Ilmu Keolahragaan: Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dan/atau Biologi
Pariwisata: Ekonomi dan/atau Bahasa Inggris Tingkat Lanjut/Bahasa Asing lainnya
Transportasi: Matematika Tingkat Lanjut
Bioteknologi, Biokewirausahaan, Bioinformatika: Biologi dan/atau Matematika
Geografi, Geografi Lingkungan, Sains Informasi Geografi: Geografi dan/atau Matematika
Informatika Medis atau Informatika Kesehatan: Biologi dan/atau Matematika Tingkat Lanjut
Konservasi Biologi, Konservasi Hewan Liar, Konservasi Hewan Liar dan Hutan, Konservasi Hutan, Konservasi Sumber Daya Alam: Biologi
Teknologi Pangan, Teknologi Hasil Pertanian/ Peternakan/ Perikanan: Kimia dan/atau Biologi
Sains Data: Matematika Tingkat Lanjut
Sains Perkopian: Biologi
Studi Humanitas: Antropologi dan/atau Sosiologi
Jika pada jurusan yang dipilih hanya tercantum satu mata pelajaran, maka murid bisa mengambil mata pelajaran tersebut dan menambahkan satu mata pelajaran lain dari daftar pilihan berikut:
Matematika Lanjutan
Bahasa Indonesia Lanjutan
Bahasa Inggris Lanjutan
Fisika
Kimia
Biologi
Ekonomi
Sosiologi
Geografi
Sejarah
Antropologi
PPKn/Pendidikan Pancasila
Bahasa Arab
Bahasa Jerman
Bahasa Prancis
Bahasa Jepang
Bahasa Korea
Bahasa Mandarin
Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan
Baca Juga: Tidak Ikut SNBP 2026 Apakah Harus Ikut TKA? Ini Ketentuannya
(DEL)
