Konten dari Pengguna

Apakah MBG Saat Libur Sekolah Tetap Berjalan? Begini Skema Penyalurannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Libur sekolah semester 1 untuk tahun ajaran 2025/2026 telah resmi dimulai di sebagian besar wilayah Indonesia. Mengacu pada kalender pendidikan di berbagai provinsi, libur semester ganjil ini berlangsung dari tanggal 20 Desember 2025–3 Januari 2026.

Seiring dimulainya libur sekolah, banyak peserta didik yang penasaran mengenai kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lantas, apakah MBG saat libur sekolah akan tetap berjalan? Untuk mengetahui jawabannya, simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Apakah MBG Saat Libur Sekolah Tetap Berjalan?

Ilustrasi apakah MBG saat libur sekolah akan tetap berjalan? Foto: Andri Saputra/ANTARA FOTO

Mengutip laman resmi Fraksi Nasdem DPR RI, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan meskipun sekolah memasuki masa libur. Untuk memastikan program berjalan lancar, Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyiapkan berbagai skema penyaluran MBG.

Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa layanan MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap berjalan normal. Sementara itu, mekanisme penyaluran untuk peserta didik akan disesuaikan dengan kesiapan dan kesepakatan di tingkat sekolah masing-masing.

“Untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap seperti biasa. Untuk anak sekolah, masing-masing SPPG perlu melakukan inventarisasi berapa banyak dan seberapa sering anak-anak bersedia datang ke sekolah,” ujar Dadan pada Minggu (21/12), dikutip dari laman resmi Fraksi Nasdem DPR RI.

BGN juga menyiapkan paket kombinasi agar kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi selama libur. Paket tersebut mencakup satu menu siap santap serta dua paket MBG kemasan untuk dibawa pulang, yang berisi roti, telur, susu, dan buah sesuai prinsip gizi seimbang.

Adapun skema penyalurannya sendiri dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sekolah yang menjadi penerima manfaat dapat mengajukan permintaan jika ingin menerima MBG. Setelah itu, hidangan MBG akan diantarkan sesuai kebutuhan sekolah.

Sekilas tentang MBG

Ilustrasi apa itu MBG. Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Mengutip laman Media Keuangan Kemenkeu, MBG adalah program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sekolah. Program ini juga mendukung pemberdayaan UMKM, ekonomi kerakyatan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Di Indonesia, program MBG resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap hingga mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD-SMA/sederajat di seluruh kabupaten/kota, dengan memperhatikan kesinambungan fiskal.

Program ini ditujukan kepada setidaknya empat kelompok utama, antara lain:

  • Peserta didik pada semua jenjang pendidikan, mulai dari anak usia dini, pendidikan dasar, hingga menengah, baik di sekolah umum, kejuruan, keagamaan, pendidikan khusus, layanan khusus, maupun pesantren.

  • Anak di bawah lima tahun, karena periode ini merupakan masa kritis bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka.

  • Ibu hamil, agar pemenuhan gizi dapat melindungi ibu dan janin, mencegah komplikasi kehamilan, kelahiran prematur, serta stunting pada bayi.

  • Ibu menyusui, karena gizi yang cukup penting untuk produksi ASI berkualitas dan mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal.

Baca juga: Waka BGN: SPPG Tidak Memaksa Anak yang Libur untuk Ambil MBG di Sekolah

(RK)