Konten dari Pengguna

Apakah Orang Kristen Boleh Minum Air Zam Zam? Ini Ketentuan Hukumnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Robot pengantar air zam zam. Foto: Twitter/@ReasahAlharmain
zoom-in-whitePerbesar
Robot pengantar air zam zam. Foto: Twitter/@ReasahAlharmain

Ketika berkunjung ke Tanah Suci, baik umroh ataupun haji, jemaah seringkali membawa oleh-oleh air zam-zam. Air yang berasal dari sumur Masjidil Haram tersebut memiliki banyak khasiat untuk kesehatan.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik air di muka bumi adalah air zam zam. Air tersebut bisa menjadi makanan yang mengenyangkan dan bisa sebagai obat penyakit." (HR Muslim).

Air zam-zam sangat direkomendasikan bagi umat Muslim. Bahkan, Rasulullah SAW pun mengajarkan adab dan doa sebelum minum air zam-zam.

Lalu, bagaimana jika yang meminumnya adalah orang non-Muslim? Apakah orang Kristen boleh minum air zam-zam? Untuk mengetahui ketentuan hukumnya, simaklah penjelasannya dalam artikel berikut.

Hukum Orang Kristen Minum Air Zam-zam

Ilustrasi air zam zam. Foto: unsplash

Sebenarnya, tidak ada larangan bagi orang Kristen untuk meminum air zam-zam. Sebab, tidak ada satu hadits pun yang membahas tentang pelarangan tersebut.

Semua umat manusia dari berbagai latar belakang agama, baik Budha, Hindu, Kristen, Katolik, ataupun Konghuchu, diperbolehkan untuk meminum air zam-zam tersebut. Bahkan, mereka pun dapat merasakan khasiat yang sama seperti umat Muslim lainnya.

Ini adalah bentuk Rahman (kasih sayang) Allah kepada seluruh makhluk di dunia. Mengenai perkara ini, Ustadz Husein Ibrahim, Lc., menjelaskannya dengan lebih detail lewat kanal YouTube Jakarta Mengaji.

Beliau mengatakan bahwa air zam-zam adalah air yang penuh berkah. Air ini bisa menjadi makanan yang mengenyangkan sekaligus obat dari berbagai penyakit.

Menurutnya, air zam-zam bisa mendatangkan khasiat yang sama bagi orang non-Muslim. Hal ini pernah dilakukan oleh Abu Said Al-Khudri ra ketika beliau diminta meruqyah seorang kafir yang tersengat hewan berbisa.

Abu Said pun meminumkan air zam-zam pada orang kafir tersebut. Melalui perantara ini, Allah SWT memberikan kesembuhan kepadanya dan diangkatlah semua penyakitnya.

Kesimpulannya, air zam-zam bisa menjadi obat penyembuh bagi siapa saja. Sebab, khasiat air zam-zam tergantung niat orang yang meminumnya.

Dari Jabir berkata, saya mendengar Rasulullah bersabda bahwa, “Air zamzam itu tergantung dari niat orang yang akan meminumnya.” (HR Ibnu Majah)

Khasiat Air Zam-zam untuk Kesehatan

Ilustrasi air zam zam. Foto: unsplash

Air zam-zam memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, salah satunya dapat meluruhkan batu ginjal. Dijelaskan dalam buku, ini karena air zam-zam mengandung alkali yang tinggi.

Selain itu, air zam-zam juga dapat memperkuat tulang dan otot. Apabila dikonsumsi secara rutin, kandungan mineral di dalamnya dapat meningkatkan kepadatan tulang secara perlahan, sehingga Anda akan terhindar dari penyakit osteoporosis.

Kandungan PH air zam-zam juga terbukti cukup tinggi, sekitar 7,8 sampai 9. Kandungan PH ini terbukti efektif menyembuhkan kanker dan penyakit lainnya.

Sebuah penelitian di Mesir bahkan pernah membuktikan khasiat air zam-zam dalam penyembuhan kanker. Dengan rutin terapi meminum air zam-zam, pasien kanker payudara dinyatakan membaik dari kondisi sebelumnya.

Pertumbuhan sel kankernya menurun seiring berjalannya waktu. Keajaiban inilah yang menjadikan para ilmuwan penasaran dengan isi kandungan air zam-zam dan khasiatnya untuk kesehatan.

(MSD)