Apakah Semua Pegawai Dibantu Penyesuaian Diri dalam Program Inklusif di Sekolah?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menggelar Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Survei ini wajib diikuti oleh guru dan kepala sekolah pada jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, dan sederajat yang terdaftar dalam sistem Dapodik.
Sulingjar 2026 terdiri atas lima paket soal, yakni Paket 1 hingga Paket 5. Setiap guru hanya akan mendapatkan satu paket soal yang ditentukan oleh sistem, sehingga jumlah dan materi yang diterima dapat berbeda untuk masing-masing peserta.
Bagi guru yang memperoleh Paket 2, salah satu pertanyaan yang muncul adalah, “Apakah semua pegawai dibantu penyesuaian diri dalam program inklusif di sekolah?”. Untuk membantu saat menjawabnya, simak kunci jawaban Sulingjar Paket 2 berikut ini.
Jawaban Apakah Semua Pegawai Dibantu Penyesuaian Diri dalam Program Inklusif di Sekolah?
Bapak/Ibu guru dapat menjawab Sulingjar sesuai pengalaman selama satu tahun ajaran terakhir. Hasil survei ini tidak memengaruhi penilaian kinerja, sehingga guru dapat memberikan jawaban sesuai kondisi yang sebenarnya. Dikutip dari kanal YouTube Jendela Pendidikan, berikut kunci jawabannya.
Kunci Jawaban Sulingjar 2026 Paket 2
1. Respon Anda mengenai pernyataan berikut adalah ...
Semua pegawai dibantu penyesuaian diri dalam program inklusif di sekolah – Ya
Sekolah hanya menerima murid berkebutuhan khusus yang berasal dari daerah setempat – Tidak
2. Apakah Anda melaksanakan hal-hal berikut dalam pembelajaran?
Saya tidak terlalu mengharapkan prestasi tinggi dari murid yang sejak awal mengalami kesulitan belajar – Tidak Pernah
Saya memberikan dorongan kepada murid yang mengalami kesulitan belajar – Selalu
Saya memberikan tantangan belajar kepada seluruh murid agar mereka berkembang maksimal – Selalu
Saya menyampaikan bahwa semua murid bisa mencapai target pembelajaran asalkan disiplin belajar – Selalu
3. Dalam praktik pembelajaran di kelas, seberapa sering Anda melakukan hal-hal berikut?
Saya menyampaikan pada semua murid bahwa mereka mampu mencapai tujuan pembelajaran – Selalu
Saya membandingkan kelompok murid yang cepat menangkap pembelajaran dengan yang lambat – Tidak Pernah
4. Apa pendapat Anda tentang setiap murid memiliki peluang untuk berprestasi di bidang yang ditekuninya?
Setiap murid memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk mencapai prestasi – Sangat Setuju
Murid dapat memperoleh nilai tinggi apabila belajar dengan tekun – Sangat Setuju
5. Untuk mengetahui kesulitan dan keluhan murid, apakah Anda melakukan hal-hal berikut di kelas?
Saya bertanya kepada murid tentang kesulitan saat mengerjakan tugas yang saya berikan – Selalu
Saya mendengarkan keluhan murid saat mereka menganggap tugas terlalu berat – Selalu
6. Seberapa sering Anda memberikan bantuan berikut kepada murid yang kesulitan belajar?
Saya memberikan konseling ringan setelah memanggil murid ke ruang guru – Selalu
Saya melaksanakan remedial sesuai dengan aspek yang dianggap kurang sampai ada perubahan – Selalu
7. Bagaimana penilaian Anda tentang beberapa pernyataan berikut?
Pembinaan murid yang memiliki masalah perilaku hanya menjadi tugas Guru Bimbingan Konseling (BK) – Setuju
Guru memiliki tugas mengajar, bukan mendampingi murid yang memiliki masalah – Setuju
8. Seberapa seringkah pernyataan-pernyataan ini Anda lakukan?
Saya membuat soal untuk mengukur level kognitif murid sesuai dengan tujuan pembelajaran – Selalu
Saya membuat asesmen untuk mengukur sikap murid sesuai dengan tuntutan kurikulum – Selalu
Saya lebih mementingkan mengukur domain kognitif daripada keterampilan dan sikap – Tidak Pernah
9. Seberapa seringkah pernyataan-pernyataan ini Anda lakukan?
Saya membuat soal untuk mengukur level kognitif murid sesuai dengan tujuan pembelajaran – Selalu
Saya membuat asesmen untuk mengukur sikap murid sesuai dengan tuntutan kurikulum – Selalu
Saya lebih mementingkan mengukur domain kognitif daripada keterampilan dan sikap – Tidak Pernah
10. Seberapa seringkah pernyataan-pernyataan ini Anda lakukan?
Saya menggunakan berbagai jenis soal (pilihan ganda, esai, benar salah, dsb.) untuk mengukur level kognitif murid – Selalu
Saya memberikan nilai akhir tanpa mempertimbangkan hasil penilaian sikap murid – Tidak Pernah
Saya menilai kemampuan murid dalam menerapkan pengetahuan melalui tugas praktik atau unjuk kerja – Selalu
11. Seberapa sesuaikah Anda dengan pernyataan-pernyataan ini?
Saya mengintegrasikan penilaian pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam satu rangkaian pembelajaran – Sangat Sesuai
Saya menilai sikap murid hanya bila diperlukan – Sangat Tidak Sesuai
12. Berdasarkan pengalaman selama mengajar, seberapa sesuaikah Anda dengan pernyataan-pernyataan berikut ini?
Saya aktif menggunakan literatur terkini untuk meningkatkan keterampilan mengajar – Sangat Sesuai
Saya berbagi pengalaman mengajar dengan guru lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran – Sangat Sesuai
13. Berdasarkan hasil refleksi diri, seberapa seringkah Anda mengembangkan profesionalisme dalam mengajar?
Saya aktif dalam berbagai workshop yang diselenggarakan MGMP – Selalu
Saya hanya mengikuti webinar yang relevan dengan kebutuhan dan masalah yang sedang dihadapi – Selalu
14. Bagaimana pendapat Anda sebagai seorang guru tentang pernyataan berikut?
Bagi saya mencari informasi terbaru terkait metode pengajaran bukanlah prioritas – Setuju
Saya merasa terbebani apabila harus memberikan masukan terkait masalah pembelajaran yang dialami oleh rekan guru – Setuju
15. Seberapa sesuai pernyataan-pernyataan berikut ini dengan diri Anda?
Saya meminta bantuan rekan guru untuk menilai cara mengajar saya – Sangat Sesuai
Saya akan meniru strategi belajar rekan guru lain yang menurut saya lebih efektif – Sangat Sesuai
16. Setelah mendengar komentar murid dalam sesi refleksi, seberapa seringkah Anda merevisi praktik pengajaran?
Saya segera mengubah total modul pembelajaran sebelumnya – Tidak Pernah
Saya merevisi metode pembelajaran yang kurang tepat – Selalu
17. Setelah memperoleh nilai tes murid yang rata-rata berada di bawah KKM, seberapa seringkah tindak lanjut yang Anda berikan?
Saya menggunakan kembali asesmen/soal yang ada meskipun kurang memenuhi kriteria – Tidak Pernah
Saya memperbaiki tugas yang kurang relevan untuk murid, setelah melakukan refleksi – Selalu
18. Berdasarkan pengalaman selama mengajar, seberapa seringkah Anda memperoleh umpan balik dari pihak lain?
Saya menjaring respon dari murid tentang pembelajaran dengan menggunakan angket – Selalu
Saya memperoleh umpan balik secara tidak formal dari murid terhadap pembelajaran yang saya lakukan – Selalu
19. Selama Anda mengajar di kelas yang Anda ampu sekarang, apakah Anda melakukan hal-hal berikut?
Menggunakan jenis media pembelajaran lain yang disesuaikan dengan hasil refleksi pembelajaran sebelumnya – Sangat Sering
Merancang penugasan yang lebih sederhana karena berdasarkan hasil refleksi murid masih menemui kesulitan – Sangat Sering
20. Berdasarkan hasil refleksi yang mengarah pada kekurangberhasilan pembelajaran yang dilakukan selama ini, seberapa setujukah Anda melakukan perencanaan tentang praktik pengajaran selanjutnya?
Saya akan merencanakan metode pengajaran baru dari hasil refleksi yang saya lakukan – Sangat Setuju
Saya akan menggunakan media pengajaran yang lebih menggiatkan murid daripada sebelumnya – Sangat Setuju
Saya merasa tidak perlu mengubah metode penilaian dengan yang baru – Sangat Tidak Setuju
Saya akan merencanakan penerapan pembelajaran baru yang menuntut murid berpikir tingkat tinggi – Sangat Setuju
Baca juga: Kunci Jawaban Sulingjar Paket A 2026 untuk Referensi Guru dan Kepala Sekolah
(RK)
