Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa Seorang Muslim? Begini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Islam, salah satu hal yang membatalkan puasa adalah memasukkan apa pun dengan sengaja ke dalam mulut. Namun, bagaimana dengan menyikat gigi? Apakah sikat gigi membatalkan puasa?
Menyikat gigi sejatinya adalah upaya Muslim untuk menjaga kebersihan diri. Sebagaimana disampaikan dalam hadis berikut:
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الْإِسْلَامُ نَظِيفٌ، فَتَنَظَفُوا فَإِنَّهُ لا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِلَّا نَظِيفُ (رَوَاهُ الطَّبَرَانِي).
Artinya: 'Aisyah ra. berkata: Rasulullah SAW bersabda,"Islam itu bersih, maka jagalah kebersihan (kesucian) karena sesungguhnya hanya orang yang bersih yang akan masuk surga" (HR. al- Thabarani).
Untuk mengetahui hukum sikat gigi saat sedang berpuasa, simak penjelasannya dalam ulasan berikut.
Hukum Sikat Gigi Saat Berpuasa
Tak ada hadis nabi yang melarang Muslim menyikat gigi saat berpuasa. Saief Alemba dalam buku Dalam Dekapan Ramadhan bahkan menyebut siwak atau sikat gigi bukanlah hal yang membatalkan puasa.
Sebab sejatinya sikat gigi adalah upaya untuk menjaga kebersihan agar tidak ada sisa-sisa makanan yang membuat mulut menimbulkan bau tak sedap.
Pendapat yang sama juga disampaikan oleh KH. M. Syafi'i Hadzami dalam buku Taudhihul Adillah 5 - Penjelasan tentang Dalil-dalil Zakat, Puasa. Menurutnya menyikat gigi di siang hari adalah mubah asal percikan air dan pasta gigi tidak masuk dalam rongga mulut.
Hukum menggosok gigi saat puasa adalah makruh, artinya jika dilaksanakan tidak akan menjadi dosa namun apabila ditinggalkan akan mendapatkan pahala. Ingatlah pula, dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى.
Artinya: “Sesungguhnya amal itu tergantung pada niat.” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan An-Nasa'i).
Sehingga sangat dianjurkan untuk melakukannya setelah makan sahur sebelum adzan Subuh berkumandang dan membarenginya dengan menbaca niat berikut:
نَوَيْتُ بِأَكْلِ سُنَّةَ السُّحُورِ اِتِّبَاعًا لِنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
Artinya: Aku niat akan makanku ini, melaksanakan sunah sahur, karena mengikut kepada Nabi kita.
Hal-Hal yang Membatalkan Puasa
Lantas apa saja sebenarnya hal-hal yang membatalkan puasa dan harus dihindari seorang Muslim? Yasin T. Al Jiboiri dan Mirza Javad Agha Maliki Tabrizi dalam buku Rahasia Puasa Ramadhan menyebut ada 11 hal sebagai berikut:
1. Makan atau minum
2. Berhubungan seksual
3. Berbohong tentang Allah dan/atau Rasulullah
4. Mencelupkan seluruh kepala ke dalam air
5. Sengaja menghirup asap (rokok, dan sebagainya)
6. Tetap dalam keadaan junub hingga fajar
7. Melakukan masturbasi (onani)
8. Melakukan injeksi (suntikan) di mana cairan-cairan suntikan mencapai perut
9. Sengaja muntah
10. Sengaja memasukkan suatu benda melalui kerongkongan atau pori-pori lainnya
11. Melakukan perjalanan jauh, bepergian dari tempat kediaman menuju suatu tempat yang letaknya paling kurang delapan farsakh (sekitar 48 km-peny).
(NSA)
Frequently Asked Question Section
Apakah muntah membatalkan puasa?

Apakah muntah membatalkan puasa?
Tidak, kecuali disengaja.
Kapan sebaiknya Muslim menggosok gigi saat bulan Ramadhan?

Kapan sebaiknya Muslim menggosok gigi saat bulan Ramadhan?
Setelah sahur, sebelum adzan Subuh.
Apa artinya makruh?

Apa artinya makruh?
Jika dilaksanakan tidak akan menjadi dosa namun apabila ditinggalkan akan mendapatkan pahala.
