Konten dari Pengguna

Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah: Pengertian, Sejarah Singkat, dan Tujuan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah. Foto: Unsplash.

Aqidah adalah persoalan penting dalam ajaran Islam. Sebab, hal tersebut menentukan baik buruknya perilaku seorang Muslim. Penanaman aqidah seorang Muslim harus berdasarkan Alquran dan Sunnah Nabi.

Secara bahasa, aqidah berarti keyakinan atau kepercayaan. Sedangkan secara istilah, aqidah adalah sesuatu yang menjadi keyakinan dalam diri seseorang dan digunakan sebagai pedoman dan tuntunan hidup. Sehingga, aqidah dapat mendasari setiap sikap, tingkah laku, dan segala yang hal dikerjakan oleh seorang Muslim.

Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin dalam buku Aqidah ahlussunnah Wal Jamaah menjelaskan, hanya aqidah yang benar disertai amal saleh yang dapat mengantarkan seorang Muslim kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. Sebagaimana dijelaskan dalam surat An Nahl ayat 97 berikut:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهٗ حَيٰوةً طَيِّبَةًۚ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَجْرَهُمْ بِاَحْسَنِ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

Artinya: Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

Ada banyak ajaran Islam yang mempelajari tentang ilmu aqidah, salah satunya aqidah ahlussunnah wal jamaah. Berikut sejarah singkat aqidah ahlussunnah wal jamaah.

Sejarah Singkat Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah

Ilustrasi aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah. Foto: Freepik.

Dikutip dari jurnal Ahlussunnah Wal Jamaah Di Indonesia: Antara Al-Asy’ariyyah Dan Ahli Hadits oleh Fauzi, aqidah ahlussunnah wal jamaah merupakan aliran terbesar umat Muslim di Indonesia bahkan dunia.

Ahlussunnal wal jamaah merupakan golongan atau orang-orang yang mengikuti perilaku Nabi Muhammad dan para sahabat sesuai Alquran dan sunnah. Menurut Syekh Hasyim Asyari dalam kitab Zidayat Ta’liqat, kelompok ini terhimpun dalam empat mazhab, yaitu mazhab Hanafi, mazhab Syafii, mazhab Maliki, dan mazhab hambali.

Subaidi dalam buku Pendidikan Islam Risalah Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah Kajian Tradisi Islam Nusantara, faham aqidah ahlussunnah wal jamaah mulai tersebar dan dikenal di seluruh dunia setelah 400 tahun hijrah Nabi.

Lebih tepatnya, sesudah musyawarah besar umat Islam yang dipimpin oleh Imam Abi Hasan Al Asyari dan Abu Mansyur Al Maturidi. Dari musyawarah tersebut, menghasilkan beberapa keputusan yaitu:

  1. Aqidah ahlussunnah wal jamaah adalah aqidah yang bisa dipertanggungjawabkan kebenaran perilaku agamanya kepada Alquran dan hadits

  2. Segala hukum yang dipandang harus berdasarkan kepada Alquran dan hadits. Adapun empat hukum aqidah ahlussunnah wal jamaah diantaranya:

  • Aqidah tauhid yakni salah satu aqidah yang berpangkal pada tafwidh dan ta’wil yang mu’tabar.

  • Aqidah fiqih didasarkan pada delapan madzahibul arba’ah, yaitu Hanafi, Maliki, Syafii, Hambali, Sufyan Tsauri, Sufyan bin Uyainah, Abu Ishak bin Rahawih, dan Auzi.

  • Aqidah negara yaitu keputusan ijma umat yang menitikberatkan kepada kemaslahatan.

  • Aqidah tasawuf. Tasawuf atau thariqat apapun yang bersumber kepada Alquran dan hadits sahabat Nabi yang dipandang benar.

Masih dari sumber yang sama, istilah aqidah ahlussunnah wal jamaah cukup populer di kalangan umat Islam, berdasarkan pada hadits berikut:

Rasulullah bersabda: “Kaum Yahudi bergolong-golong menjadi 71 golongan dan kaum Nasrani bergolong-golong menjadi 72 golongan, dan umatku akan bergolong-golong menjadi 73 golongan. Semua di neraka, kecuali yang satu.” Para sahabat bertanya, “Siapakah satu yang selamat itu Ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Mereka adalah ahlussunnah wal jamaah.” (HR. Abu Daud dan Turmudzi)

Tujuan Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah

Ilustrasi tujuan aqidah. Foto: Freepik.

Adanya ajaran aqidah tentunya memiliki tujuan untuk kebaikan umat manusia. Dikutip dari buku Mudah Belajar Aqidah Islam oleh Abu Hilyah, berikut tujuan ilmu aqidah untuk umat Muslim:

  • Memurnikan niat dan ibadah hanya kepada Allah ta’ala semata.

  • Memerdekakan akal dan pikiran, karena ketika seseorang tidak memiliki aqidah ia akan menyekutukan Allah.

  • Menenangkan jiwa dan pikiran.

  • Memiliki keteguhan dalam menghadapi setiap masalah.

  • Membangun umat yang kuat, sebab umat yang memiliki aqidah kuat akan selalu menegakkan agamanya bila terjadi suatu hal yang tidak diharapkan.

(IPT)