Arsip yang Ditetapkan sebagai MKB Signifikansi Dunia Diusulkan ke Program Apa?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arsip memiliki peran penting dalam menjaga identitas dan jati diri bangsa Indonesia agar tetap lestari bagi generasi mendatang. Beberapa arsip memuat rekaman sejarah pergerakan politik, tokoh-tokoh penting bangsa, peristiwa bersejarah, adat istiadat, hingga berbagai aspek lain yang menjadi bagian dari perjalanan bangsa Indonesia.
Jenis arsip yang demikian dapat dikategorikan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Arsip yang telah tercatat sebagai MKB tidak hanya memiliki nilai signifikansi di tingkat nasional, tetapi juga berpotensi memeroleh pengakuan internasional jika memiliki signifikansi dunia.
Lantas, apabila arsip yang telah ditetapkan sebagai MKB memiliki signifikansi dunia, maka ANRI dapat mengusulkannya ke dalam program apa?
Arsip yang Ditetapkan sebagai MKB Signifikansi Dunia Diusulkan ke Program Apa?
Beberapa arsip yang menjadi warisan dokumenter bangsa Indonesia memiliki nilai sejarah, nilai artistik, dan signifikansi dunia. Artinya, arsip tersebut mengandung nilai universal yang diakui secara internasional sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai negara.
Untuk memeroleh pengakuan sebagai arsip yang memiliki signifikansi dunia tentu bukan hal mudah. Prosesnya memerlukan proses dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar memenuhi standar yang ditetapkan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
Apabila arsip yang telah ditetapkan sebagai MKB dinilai memiliki signifikansi dunia, maka ANRI dapat mengusulkannya ke dalam Program Memory of the World (MoW) atau Program Ingatan Kolektif Dunia.
Mengutip laman ANRI, Program Memory of the World (MoW) dibentuk oleh UNESCO pada tahun 1992 dengan tujuan mencegah hilangnya warisan dokumenter dunia sekaligus memastikan akses terhadap koleksi tersebut tetap terjaga. Warisan dokumenter yang dapat didaftarkan mencakup dokumen, manuskrip, tradisi lisan, materi audiovisual, bahan pustaka, hingga arsip.
Beberapa arsip Indonesia yang telah diakui dalam Program Memory of the World antara lain:
Arsip Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) yang diakui pada tahun 2003.
Arsip Konferensi Asia-Afrika (KAA) yang diakui pada tahun 2015.
Arsip Konservasi Candi Borobudur yang diakui pada tahun 2017.
Arsip Tsunami Samudera Hindia tahun 2004 yang diakui pada tahun 2017.
Kriteria Arsip yang Ditetapkan Sebagai MKB
Memori Kolektif Bangsa merupakan rekaman sejarah perjalanan bangsa yang menjadi aset nasional sekaligus mencerminkan identitas dan jati diri Indonesia sesungguhnya.
Berdasarkan Peraturan Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program Registrasi Arsip Sebagai Memori Kolektif Bangsa, arsip yang dapat ditetapkan sebagai MKB harus memenuhi kriteria utama dan kriteria pelengkap.
Kriteria Utama
Signifikansi sejarah, yaitu arsip yang berkaitan dengan beberapa hal berikut ini:
Pergerakan politik, ekonomi, sosial atau spiritual.
Tokoh terkemuka dalam sejarah bangsa Indonesia.
Peristiwa penting yang mengubah bangsa Indonesia.
Tempat spesifik yang memiliki nilai penting.
Adat istiadat tradisional (termasuk kearifan lokal).
Hubungan dengan negara lain, komunitas lain, antardaerah, antarprovinsi, antarsuku, atau antardesa.
Perubahan struktur kehidupan dan budaya.
Titik balik dalam sejarah, atau inovasi penting.
Keunggulan dalam seni, sastra, sains, teknologi, olahraga, atau bagian lain dari kehidupan dan budaya.
Bentuk dan corak, yakni arsip yang memiliki nilai unggul dari sisi estetika, corak, bahasa, maupun cara penyampaiannya. Selain itu, arsip dapat menjadi contoh media rekam tertentu yang kini sudah langka atau bahkan tidak lagi digunakan.
Signifikansi sosial, spiritual, atau komunitas, yaitu arsip pada periode masa lalu yang memiliki hubungan emosional maupun spiritual dengan kehidupan masyarakat saat ini, seperti yang berhubungan dengan tokoh atau peristiwa penting dalam suatu komunitas.
Kriteria Pelengkap
Keunikan dan kelangkaan, yaitu arsip dengan media tertentu yang masih bertahan dari kemusnahan, atau menjadi contoh yang unik dan langka karena mewakili jenis, periode, bentuk fisik, maupun informasi pada suatu zaman.
Integritas, yaitu arsip yang tetap terjaga keutuhan dan kelengkapannya tanpa mengalami pengurangan, penambahan, maupun perubahan informasi ataupun bentuk fisiknya.
Kondisi, yaitu arsip yang secara fisik maupun informasinya masih dapat diakses dengan baik.
Baca Juga: Aspek yang Perlu Diperhatikan dalam Penataan Ruang Pameran Arsip Statis Adalah?
(SA)
