Konten dari Pengguna

Artefak Hasil Belajar Siswa PPG, Contoh, dan Cara Mengisinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi guru. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi guru. Foto: Unsplash.

Artefak hasil belajar siswa merupakan salah satu instrumen produk rencana evaluasi. Rencana evaluasi merupakan salah satu tugas mahasiswa Program Pendidikan Guru (PPG) Dalam Jabatan.

Pembuatan rencana evaluasi dilakukan pada tahap pengembangan perangkat pembelajaran. Tujuannya, untuk mengobservasi pembelajaran siswa di dalam kelas.

Dikutip dari laman SIMPKB, rencana evaluasi memuat lima produk instrumen yang dijadikan penilaian oleh guru pamong, di antaranya adalah artefak hasil belajar siswa.

Supaya lebih memahami artefak hasil belajar siswa, simak pengertian, contoh, dan cara mengisinya dalam ulasan berikut.

Artefak Hasil Belajar Siswa PPG

Ilustrasi guru. Foto: Pexels.

Secara umum, artefak diartikan sebagai objek buatan manusia yang dapat menunjukkan kebiasaan individu maupun kelompok. Dalam bidang pendidikan, artefak merujuk pada tugas atau karya siswa yang dihasilkan dari proses belajar.

Artefak hasil belajar siswa mempunyai peran penting dalam kegiatan pembelajaran aktif (active learning). Sebab, artefak hasil belajar dapat menunjukan kualitas proses pembelajaran.

Contoh artefak personal berupa, essay, laporan proyek, dan catatan siswa, jurnal harian siswa, poster, bulletin, stiker, lukisan, musik, videotape, hingga multidimensional dokumen.

Cara Mengisi Artefak Hasil Belajar Siswa PPG

Ilustrasi guru. Foto: Unsplash.

Artefak hasil belajar siswa dikerjakan setelah membuat instrumen produk rencana evaluasi lainnya, yakni jurnal refleksi, lembar observasi, penilaian hasil wawancara, dan hasil survei siswa/guru/kepala sekolah/orang tua.

Adapun cara mengisi artefak hasil belajar siswa PPG Daljab dilakukan dengan membuat kolom penilaian. Mahasiswa PPG membuat dua kolom yang terdiri dari kriteria penilaian dan rubrik penilaian untuk mengukur ketercapaian dengan rentang skor 1-5.

Kriteria penilaian dapat disesuaikan dengan tugas atau hasil karya siswa. Misalnya untuk materi pembelajaran poster, siswa diberikan tugas untuk membuat poster.

Maka kriteria penilaiannya mencakup ketersediaan artefak hasil belajar siswa, tingkat ketercapaian hasil belajar siswa, dan ketersediaan instrumen dan rubrik penilaian untuk mengukur ketercapaian hasil belajar siswa.

Contoh Portofolio Artefak Hasil Belajar Siswa PPG

Berikut ini contoh portofolio artefak hasil belajar siswa PPG Dalam Jabatan.

Artefak Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Fotografi

1. Kompetensi: Menganalisis dasar – dasar pencahayaan

Hasil pengamatan: Menganalisis Jenis – jenis perangkat tata cahaya

Skor nilai: 90

2. Kompetensi: Melakukan dasar-dasar pencahayaan

Hasil pengamatan: Siswa mampu mempersiapkan peralatan pencahayaan.

Skor nilai: 95

3. Kompetensi: Menganalisis dasar – dasar pencahayaan

Hasil pengamatan: Siswa mampu mendeteksi fungsi peralatan cahaya

Skor nilai: 95

4. Kompetensi: Melakukan dasar-dasar pencahayaan

Hasil pengamatan: Memasang perangkat pencahayaan.

Skor nilai : 90

5. Kompetensi: Foto dengan berbagai teknik pencahayaan.

Hasil pengamatan: Siswa mampu menggunakan berbagai teknik pencahyaan untuk menghasilkan karya fotografi.

Skor nilai : 90

(GLW)

Baca juga: Contoh Studi Kasus PPG Daljab 2023 Bahasa Indonesia dan Cara Menyusunnya