Arti Adz Dzikr, Nama Lain dari Alquran yang Wajib Diketahui Umat Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alquran diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat Jibril sebagai petunjuk bagi umat manusia. Peristiwa turunnya Alquran ini dinamakan dengan Nuzulul Qur’an.
Alquran terdiri atas 30 juz, 114 surat, 6.236 ayat, serta 77.845 kata. Ketika membacanya, umat Muslim dianjurkan untuk menyucikan diri terlebih dahulu atau berwudhu, agar terhindar dari segala jenis kotoran.
Alquran dapat dijadikan sebagai pedoman hidup, pintu keselamatan, serta sumber kedamaian hati bagi orang yang membacanya. Seperti yang telah tertulis dalam buku Permata Al-Qur’an karya Prof. Dr. H. Muhammad.
Disebutkan bahwa Alquran adalah petunjuk bagi umat manusia yang terdiri atas prinsip-prinsip dasar segala persoalan hidup manusia. Meski ditujukan kepada umat Islam, Alquran merupakan kitab yang universal (umum), serta akan menjamin kehidupan di dunia dan di akhirat nanti.
Isi Alquran mencakup segala persoalan duniawi hingga akhirat. Segalanya telah diatur di dalam Alquran, mengenai ibadah, adab dan perilaku, penjelasan mengenai hari akhir, hingga yang lainnya.
Selain dikenal dengan nama “Alquran”, kitab suci umat Islam ini juga memiliki nama lain yang juga disebut di dalam Alquran, salah satunya adalah Adz Dzikr. Apa arti Adz Dzikr dan nama Alquran lainnya? Berikut selengkapnya.
Nama Lain Alquran Selain Adz Dzikr
Seperti dijelaskan oleh Ustadz Rizem Aizid dalam buku Tartil Al-Qur’an untuk Kecerdasan dan Kesehatanmu, selain bernama “Alquran”, kitab yang diwahyukan kepada nabi Muhammad ini memiliki sejumlah nama lain, tiga di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Al-Kitab
Al-Kitab merupakan nama lain dari Alquran yang pertama. Al-Kitab artinya adalah buku. Maksudnya adalah Alquran sebagai Al-Kitab bagi umat Islam yakni wahyu dari Allah SWT yang tertulis dan di dalamnya berisi pedoman secara rinci.
Seperti yang telah diterangkan oleh Allah SWT dalam firmannya:
ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ
Artinya: “Al-Kitab (Al-Qur’an sebagai kitab) itu tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah [2]: 2)
2. Al-Furqan
Nama lain kedua dari Alquran adalah Al-Furqon yang artinya pembeda atau penjelas antara yang benar dan salah. Disebutkan Allah SWT surat Al Furqan ayat 1:
تَبَارَكَ الَّذِى نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعٰلَمِينَ نَذِيرًا
Artinya: “Maha suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqan (Al-Qur’an sebagai pembeda) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam.” (QS. Al-Furqan [25]: 1)
3. Adz-Dzikr
Adz Dzikr artinya pemberi peringatan. Maksudnya, Alquran dapat dijadikan sebagai sebuah peringatan akan adanya ancaman dan balasan bagi seluruh hambanya, juga pengingat untuk selalu bertauhid kepada Allah SWT sebagaimana yang telah diajarkan para Rasul pada kaum-kaum sebelumnya.
Pada intinya, apa yang kita lakukan di dunia tidak lepas dari tanggung jawab di akhirat nanti. Allah SWT berfirman:
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحٰفِظُونَ
Artinya: “Sesungguhnya Kami lah yang menurunkan Adz Dzikr (Al-Qur’an sebagai pengingat), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al-Hijr [15]: 9)
(IMR)
