Arti Al Azim dalam Asmaul Husna Beserta Keutamaan Meneladaninya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alam semesta dan semua makhluk di dalamnya diciptakan oleh Allah SWT. Penciptaan alam semesta ini menjadi salah satu bukti sifat Allah Al Azim.
Al Azim merupakan salah satu nama dan sifat baik Allah dalam Asmaul Husna yang artinya Yang Maha Agung. Mengutip buku 99 Q (Kecerdasan berdasarkan Asmaul Husna) oleh Sulaiman Al-Kumayi, dijelaskan bahwa keagungan Allah tidak terlihat oleh kasat mata, melainkan terasa oleh mata hati.
Keagungan Allah tidak akan bisa dijangkau oleh manusia. Tidak ada pula keagungan yang melebihi keagungan Allah SWT
Untuk itu, umat Muslim harus selalu beriman dan bertakwa kepada Allah serta mengikuti segala perintah-Nya. Karena manusia bukan apa-apa tanpa keagungan Allah SWT.
Sifat Allah Al Azim ditekankan Al-Quran dalam surat Al Baqarah ayat 255 yang berbunyi “Kekuasaan Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al Baqarah: 255)
Seorang Muslim tidak cukup hanya memahami arti dari Al Azim dalam Asmaul Husna. Sifat Allah Al Azim juga harus diteladani dalam kehidupan sehari-hari agar bermanfaat untuk diri sendiri dan juga orang lain.
Cara Meneladani Asmaul Husna Al Azim
Berdasarkan buku Meneladani 99 Sifat Allah oleh Tim Al-Firdaus, cara umat Muslim dapat meneladani sifat Al Azim sebagai berikut:
Memperlihatkan kepada orang lain mengenai kebesaran Allah
Tidak menyekutukan Allah karena percaya kepada keagungan-Nya
Bersyukur setiap mendapat ilmu dan kenikmatan serta percaya bahwa itu bisa didapatkan berkat keagungan Allah.
Menghindari sikap dan perbuatan yang sesat dan menghinakan diri sendiri seperti mencuri, korupsi, ghibah, zina, maksiat, dan mengharapkan belas kasihan dari orang lain.
Menghormati dan menghargai orang tua, tetangga, guru, saudara, dan orang-orang terdekat lainnya.
Membantu orang lain yang sedang mengalami kesusahan dalam hidupnya.
Menimba ilmu dengan cara yang halal serta memiliki keahlian dalam suatu bidang.
Menjadikan keridhaan Allah sebagai tujuan yang paling mulia dan luhur.
Selalu mengagungkan Allah dengan cara bertasbih, bertahmid, dan bertahlil
Mengutip buku Asmaul Husna dan Kisah-Kisah Teladannya oleh Teguh Sulisyowati, ketika bertasbih, umat Muslim sebaiknya mengucapkan pujian-pujian dan mengagungkan Allah SWT sebanyak-banyaknya.
Caranya dengan mengucapkan “Subhanallah walhamdulilah wala ilaha illa Allah Wallahu akbar”. Orang yang sering bertasbih akan mendapatkan banyak manfaat dan keutamaan, seperti mendatangkan rezeki, keberuntungan, diberi ampunan, dan masih banyak lainnya.
(ADB)
