Konten dari Pengguna

Arti Al Baqi dan Maknanya Sebagaimana Tercantum dalam Al Quran

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Al Baqi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Al Baqi. Foto: Unsplash

Al Baqi artinya Yang Maha Kekal. Al Baqi merupakan salah satu dari Asmaul Husna, yakni nama-nama Allah yang baik lagi indah dan berjumlah 99.

Maha kekal menunjukan bahwa Allah tidak akan rusak seperti makhluk. Dia juga tidak akan kalah terhadap apapun, tidak akan hancur dan selalu abadi.

Makna Al Baqi tercantum dalam beberapa dalil Al-Quran. Apa sajakah dalil-dalil tersebut? Simak penjelasan berikut.

Dalil Al-Quran tentang Makna Al Baqi

Ilustrasi Al Baqi. Foto: Unsplash

Mengutip buku Cerita & Makna Asmaul Husna Untuk Anak oleh Wahyuni dan Nurpadilah, makna Al Baqi tercantum dalam Al Quran surat Ar-Rahman ayat 26-27 sebagai berikut

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ

وَيَبْقَىٰ وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Kullu man 'alaihā fān. Wa yabqā waj-hu rabbika żul-jalāli wal-ikrām.

Artinya : Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.

Berdasarkan dalil tersebut, Al Baqi memiliki makna bahwa segala yang ada dunia bisa rusak. Gunung api dapat meletus, gempa bumi dapat merusak alam, seluruh makhluk dapat binasa dan hanya Allah satu-satunya yang kekal.

Allah tidak memiliki awal dan akhir. Allah akan selamanya hidup dan ada meskipun dunia ini sudah berakhir, karena Dia memiliki kekuasaan atas segalanya.

Dialah Allah yang menciptakan dunia dan seisinya dan menguruh makhluk tanpa tidur dan tanpa salah. Allah berada di luar hukum waktu, maka wujud-Nya terus menerus ada, tanpa akhir.

Mengutip buku 99 Asmaul Husna untuk Anak-anak oleh Faizi, anjuran dzikir Al Baqi ialah dengan membaca "Yaa Baaqi" sesering mungkin tanpa terikat jumlah. Insya Allah setiap usaha akan mendapat kelanggengan dan sumber penghasilan yang tetap.

(AFM)