Arti Bagai Menulis di Atas Air dan Contoh Peribahasa dengan Makna Serupa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peribahasa merupakan suatu ungkapan yang mengandung nasihat, sindiran, dan prinsip hidup dari perilaku manusia. Peribahasa biasanya hanya terdiri dari 1-2 kalimat, salah satunya bagai menulis di atas air.
Peribahasa sendiri berfungsi untuk memperindah bahasa dari suatu makna atau pesan yang tersirat. Tujuannya agar orang tersebut tidak merasa tersindir atau tersinggung atas peribahasa yang disampaikan kepadanya.
Makna Bagai Menulis di Atas Air dan Contoh Kalimatnya
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bagai menulis di atas air artinya memberikan nasihat atau pelajaran yang sia-sia. Peribahasa tersebut juga dapat diartikan sebagai mengharapkan sesuatu yang mustahil terjadi.
Misalnya, ada seseorang yang sedang berangan-angan ingin memiliki hunian mewah di kawasan elit. Mimpi tersebut terbilang mustahil terwujud, karena statusnya adalah pengangguran dan hidup serba kekurangan.
Contoh lain adalah ketika ada seorang guru yang memberikan teguran kepada salah satu murid yang sulit di atur. Murid tersebut tidak mendengarkan teguran sang guru dan hanya memperlihatkan wajah bosan atau tidak tertarik. Keesokan harinya, murid tersebut mengulang kesalahannya kembali.
Kedua contoh tersebut dapat diwakili dengan peribahasa bagai menulis di atas air. Andi dengan status penganggurannya bermimpi memiliki hunian mewah. Selain itu, nasihat seorang guru kepada salah murid yang telah melakukan kesalahan juga sia-sia.
Baca juga: Arti Cempedak Berbuah Nangka dan Peribahasa dengan Tema yang Sama
Contoh Peribahasa dengan Makna Kemustahilan
Selain bagai menulis di atas air, masih ada beberapa peribahasa lainnya yang memiliki makna kemustahilan atau mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi.
Bagai Pungguk Merindukan Bulan: Mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi.
Bagai si lumpuh hendak merantau: Sesuatu hal yang mustahil untuk dilakukan.
Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai: Memiliki cita-cita tinggi, tetapi tidak ada daya upaya untuk mencapainya.
Bagai menegakkan benang basah: Melakukan suatu pekerjaan yang tidak akan berhasil atau mustahil.
Bagai mencencang air: Melakukan perbuatan atau pekerjaan yang sia-sia.
Baca juga: Kumpulan Peribahasa tentang Kehidupan Lengkap dengan Artinya
Frequently Asked Question Section
Apa arti peribahasa?

Apa arti peribahasa?
Peribahasa merupakan suatu ungkapan atau makna tersirat yang mengandung nasihat, sindiran, dan prinsip hidup dari perilaku manusia.
Apa arti peribahasa bagai pungguk merindukan bulan?

Apa arti peribahasa bagai pungguk merindukan bulan?
Mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi.
Apa arti peribahasa bagai mencencang air?

Apa arti peribahasa bagai mencencang air?
Melakukan perbuatan atau pekerjaan yang sia-sia.
(ANF)
