Konten dari Pengguna

Arti Besar Mulut dan Ungkapan Lainnya dalam Bahasa Indonesia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ungkapan bahasa Indonesia. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ungkapan bahasa Indonesia. Foto: pixabay

Bahasa Indonesia memiliki banyak ungkapan atau kelompok kata yang bermakna kiasan. Ungkapan tersebut biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari, salah satu yang sering terdengar yaitu besar mulut.

Secara bahasa, ungkapan besar mulut artinya suka membual atau suka menyombong dengan perkataan. Ungkapan ini bermakna negatif karena menggambarkan kebiasaan orang yang suka menyombongkan sesuatu yang ia punya.

Biasanya, orang yang dijuluki besar mulut mengungkapkan hal-hal yang tidak sepenuhnya benar. Mereka sering mengada-ada untuk mendapatkan simpati dan validasi dari orang lain

Misalnya, seseorang mengaku pernah ke Eropa berkali-kali, namun pada kenyataannya ia belum pernah ke Eropa sama sekali. Ini ia lakukan demi mendapatkan pujian dari orang lain.

Selain besar mulut, ternyata ada ungkapan lain dalam bahasa Indonesia yang cukup sering digunakan. Apa saja? Simak ragamnya dalam artikel berikut.

Ungkapan dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi ungkapan bahasa Indonesia. Foto: pixabay

Ungkapan merupakan bagian dari suatu bahasa. Dijelaskan dalam buku Kamus Ungkapan Bahasa Indonesia oleh Yus Badudu, ungkapan memiliki makna khusus yang berbeda arti dengan kata sebenarnya.

Sedangkan peribahasa mengandung makna tersirat yang dapat dipahami oleh pendengar atau pembaca. Dirangkum dari buku Bahasa Indonesia SMP Kelas VII karya Pardjimin, S.Pd (2007), berikut contoh ungkapan bahasa Indonesia selengkapnya.

  1. Langit dan bumi artinya berbeda sekali atau sangat berlawanan.

  2. Karena bunga tanahnya artinya humus.

  3. Memegang buntutnya artinya urutan yang terakhir.

  4. Bermulut manis artinya pandai merayu, lemah lembut tutur katanya, tetapi jahat maksudnya.

  5. Serasa berada di langit yang ketujuh artinya sangat gembira.

  6. Tinggi hati artinya sombong atau angkuh.

  7. Panjang tangan artinya suka mencuri atau mencopet.

  8. Rendah hati artinya tidak sombong.

  9. Angkat kaki artinya pergi meninggalkan suatu tempat.

  10. Adu mulut artinya cekcok atau berdebat.

  11. Cuci otak artinya proses penghilangan pendapat atau keyakinan secara paksa.

  12. Darah daging artinya anak kandung.

  13. Gigit jari artinya kecewa.

  14. Gelap mata artinya mengamuk.

  15. Kepala dingin artinya enang dan sabar.

  16. Kambing hitam = Orang yang sebenarnya tidak bersalah, tapi dipersalahkan.

  17. Kabar burung artinya kabar angin atau kabar yang belum pasti kebenarannya.

  18. Lintah darat artinya rentenir.

  19. Gulung tikar artinya bangkrut.

  20. Buang angin artinya kentut.

  21. Kepala batu artinya sulit dinasihati.

  22. Gerak langkah artinya perbuatan.

  23. Demam panggung artinya gugup

  24. Kebakaran jenggot artinya panik atau kebingungan yang amat sangat

  25. Angkat tangan artinya menyerah.

  26. Kepala batu artinya tidak mau menuruti nasihat orang.

  27. Kepala dingin artinya tenang dan sabar.

  28. Kambing hitam artinya orang yang dalam dipersalahkan atau dijadikan tumpuan kesalahan.

  29. Adu mulut artinya bertengkar.

  30. Makan asam garam artinya banyak pengalaman.

  31. Tangan kanan artinya orang kepercayaan.

  32. Naik pitam artinya marah.

  33. Meja hijau artinya jalur hukum.

  34. Keras kepala artinya tidak mau menurut nasihat orang.

  35. Ringan tangan artinya suka menolong.

  36. Cepat kaki ringan tangan artinya rajin dan cekatan.

  37. Kebakaran jenggot artinya panik.

  38. Kepala dingin artinya berpikir tenang.

  39. Anak buah artinya bawahan.

  40. Banting tulang artinya berusaha keras.

  41. Tulang punggung artinya tumpuan keluarga.

  42. Angkat kaki artinya pergi.

  43. Angkat tangan artinya menyerah.

  44. Angkat bicara artinya mulai bicara menyampaikan pendapat.

  45. Angkat topi artinya merasa hormat.

(MSD)