Konten dari Pengguna

Arti Bulughul Maram dan Keistimewaan Kitab Karya Ibnu Hajar Al Asqalani

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kitab bulughul maram. Foto: Freepik.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kitab bulughul maram. Foto: Freepik.

Dalam mengkaji suatu hadits, para ulama menggunakan kitab Bulughul Maram. Kitab ini sangat terkenal di kalangan pesantren khususnya salafiyah.

Bulughul Maram merupakan sebuah kitab yang secara khusus memuat hadits-hadits Rasulullah. Secara bahasa, bulughul maram artinya mencapai keinginan. Maknanya yaitu mencapai keinginan melalui dalil-dalil hukum yang diajarkan Rasulullah.

Kitab Bulughul Maram yang terkenal merupakan karangan Imam Ibnu Hajar Al Asqalani. Beliau adalah ulama yang menuntut ilmu dengan bepergian dari satu kota ke kota lainnya. Nama lengkap kitabnya adalah Bulughul Maram Min Adilatil Ahkam.

Kitab ini disusun secara tematis berdasarkan tema-tema fikih Islam. Mulai dari pembahasan bersuci, sholat, puasa, zakat, haji, muamalah, hingga masalah adab dan akhlak.

Dikutip dari jurnal Mengkaji Kitab Bulugh Al Maram karya Izzatus Sholihah, hadits yang tertulis di dalamnya dihimpun dari berbagai perawi hadits terpercaya. Seperti Imam Bukhari, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasai, Ibnu Majah, Malik, Syafii, Ahmad Bin Hambal, al-Hakim, dan Ibnu Hibban.

Dibanding dengan kitab hadits lainnya, Bulughul Maram isinya lebih ringkas namun memuat pokok-pokok hukum yang jelas. Sehingga kitab ini menjadi rujukan penting bagi para ulama zaman sekarang.

Ada banyak ulama yang telah mensyarahkan atau menjelaskan kitab Bulughul Maram ke dalam berbagai karya, di antaranya yaitu:

  • Muhammad bin Ismail Ash Shan’ani dengan karyanya yang berjudul Subuh As salam.

  • Abu Al Khair Khan bin Nawab dengan karyanya yang berjudul Fath Al’Alam.

  • Muhammad bin Yusuf Al Ahdal dengan karyanya yang berjudul Syarh As Sayid Muhammad bin Yusuf Al Ahdal

  • Al ‘Alamah Al Mauluwi Ahmad Hasan Ad Dahlawi dengan karyanya yang berjudul Syarh Al ‘Alamah Al Mualuwi Ahmad Hasan Ad Dahlawi.

Oleh karenanya, wajar bila kitab ini populer di kalangan para penuntut ilmu hadits maupun para thabi’in yang mendalami mazhab-mazhab fikih. Selain itu, kitab Bulughul Maram juga memiliki keistimewaan lainnya. Apa saja?

Keistimewaan Kitab Bulughul Maram

Ilustrasi keistimewaan kitab Bulughul Maram. Foto: Freepik.

Dikutip dari jurnal yang berjudul Kajian Hukum Islam Dalam Kitab Bulugh Almaram Dan Pengaruhnya Terhadap Praktek Keagamaan Masyarakat oleh Muhamad Arafat dan Dzulkifli Hadi Imawan, berikut keistimewaan kitab Bulughul Maram:

  • Ibnu Hajar menjelaskan tentang derajat kesahihan hadits mulai dari sahih, hasan, dan dhoif. Sehingga para pembaca terbantu untuk mencari rujukan dari kitab lain.

  • Jika suatu hadits memiliki riwayat lain, Ibnu Hajar menuliskannya dengan ringkas dan jelas.

  • Ibnu Hajar mengurutkan bab dan hadits sesuai dengan kajian fikih agar memudahkan para pembaca dalam bermurojaah.

  • Ibnu Hajar juga melengkapi kitab tersebut dengan kumpulan hadits pilihan yang berisi adab. Tujuannya, agar para pembaca dapat mengambil manfaat dari kitab ini, tidak hanya dari sisi hukum Islam tapi juga akhlak.

(IPT)