Konten dari Pengguna

Arti dan Makna Lagu Guilty as Sin - Taylor Swift

Berita Hari Ini
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
17 Mei 2024 10:30 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Taylor Swift. Foto: Spotify
zoom-in-whitePerbesar
Taylor Swift. Foto: Spotify
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
"Guilty as Sin?" merupakan lagu terbaru dari penyanyi ternama Taylor Swift. Dirilis pada tanggal 19 April 2024, "Guilty as Sin?" langsung berhasil memikat hati para penikmat musik.
ADVERTISEMENT
Lagu ini termuat dalam album The Tortured Poets Department, yang mana lagunya banyak membahas mengenai perpisahan dan putus asa akan cinta. Untuk lebih jelasnya, simak arti dan makna lagu "Guilty as Sin?" berikut ini.

Arti dan Makna Lagu Guilty as Sin

Arti dan makna lagu Guilty as Sin bercerita tentang cinta bertepuk sebelah tangan dalam sebuah hubungan asmara. Foto: Spotify
Dikutip dari laman Genius.com, lagu "Guilty as Sin?" diyakini sebagai lagu yang ditujukan untuk Matt Healy, vokalis band The 1975 yang dikabarkan pernah memiliki hubungan asmara dengan Taylor Swift.
Lagu ini secara umum menceritakan tentang cinta bertepuk sebelah tangan dalam sebuah hubungan asmara, di mana seseorang merasa cinta yang ia miliki tidak dibalas oleh sang kekasih. "Guilty as Sin?" juga menggambarkan kebingungan dan frustrasi akibat hal tersebut.
Selain itu, lirik lagu "Guilty as Sin?" juga sering dihubungkan dengan lagu "Carolina" karena keduanya mengungkapkan rasa bersalah Taylor yang ia gambarkan sebagai “perselingkuhan kecil”. Agar lebih paham, berikut lirik lagu dan terjemahan lengkapnya:
ADVERTISEMENT
Drownin' in the Blue Nile
(Tenggelam di Sungai Nil Biru)
He sent me "Downtown Lights"
(Dia mengirimkan "Downtown Lights" padaku)
I hadn't heard it in a while
(Aku belum mendengarnya dalam waktu yang lama)
My boredom's bone-deep
(Kebosanan ini mendalam)
This cage was once just fine
(Kandang ini dulu baik-baik saja)
Am I allowed to cry?
(Bolehkah aku menangis?)
I dream of crackin' locks
(Aku bermimpi untuk membuka kunci)
Throwin' my life to the wolves or the ocean rocks
(Melemparkan hidupku kepada serigala atau batu-batu laut)
Crashin' into him tonight, he's a paradox
(Bertabrakan dengannya malam ini, dia paradoks)
I'm seeing visions
(Aku melihat pandangan)
Am I bad or mad or wise?
ADVERTISEMENT
(Apakah aku buruk atau gila atau bijaksana?)
What if he's written "mine" on my upper thigh only in my mind?
(Bagaimana jika dia menuliskan "milikku" di paha atasku hanya dalam pikiranku?)
One slip and fallin' back into the hedge maze
(Satu kesalahan dan jatuh kembali ke labirin semak-semak)
Oh, what a way to die
(Oh, cara yang mengagumkan untuk mati)
I keep recalling things we never did
(Aku terus mengingat hal-hal yang tidak pernah kita lakukan)
Messy top-lip kiss, how I long for our trysts
(Ciuman bibir atas yang berantakan, betapa aku merindukan pertemuan kita)
Without ever touchin' his skin
(Tanpa pernah menyentuh kulitnya)
How can I be guilty as sin?
ADVERTISEMENT
(Bagaimana aku bisa bersalah seperti dosa?)
What if I roll the stone away?
(Bagaimana jika aku menggulingkan batu itu?)
They're gonna crucify me anyway
(Mereka akan menyalibku bagaimanapun juga)
What if the way you hold me is actually what's holy?
(Bagaimana jika cara kamu mendekapku sebenarnya yang suci?)
If long-suffering propriety is what they want from me
(Jika kesopanan yang panjang menderita adalah yang mereka inginkan dariku)
They don't know how you've haunted me so stunningly
(Mereka tidak tahu betapa kamu telah menghantuiku dengan begitu menakjubkan)
I choose you and me religiously
(Aku memilihmu dan aku secara keagamaan)
What if he's written "mine" on my upper thigh only in my mind?
ADVERTISEMENT
(Bagaimana jika dia menuliskan "milikku" di paha atasku hanya dalam pikiranku?)
One slip and fallin' back into the hedge maze
(Satu kesalahan dan jatuh kembali ke labirin semak-semak)
Oh, what a way to die
(Oh, cara yang mengagumkan untuk mati)
I keep recalling things we never did
(Aku terus mengingat hal-hal yang tidak pernah kita lakukan)
Messy top-lip kiss, how I long for our trysts
(Ciuman bibir atas yang berantakan, betapa aku merindukan pertemuan kita)
Without ever touchin' his skin
(Tanpa pernah menyentuh kulitnya)
How can I be guilty as sin?
(Bagaimana aku bisa bersalah seperti dosa?)
He sent me "Downtown Lights"
(Dia mengirimkan "Downtown Lights" padaku)
I hadn't heard it in a while
ADVERTISEMENT
(Aku belum mendengarnya dalam waktu yang lama)
Am I allowed to cry?
(Bolehkah aku menangis?)
(SAI)