Konten dari Pengguna

Arti Ekshumasi dan Prosedurnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi ekshumasi artinya apa. Foto: Shutterstock/Kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ekshumasi artinya apa. Foto: Shutterstock/Kumparan.

Ekshumasi artinya berkaitan dengan pemeriksaan jenazah. Prosedur ekshumasi dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian tidak wajar.

Merujuk Kamus Oxford Dictionary, ekshumasi berasal dari kata exhumation yang artinya menggali jenazah atau sesuatu yang terkubur. Untuk mengetahui lebih jauh ekshumasi artinya apa, simak ulasan berikut!

Ekshumasi Artinya Apa?

Ilustrasi ekshumasi artinya apa. Foto: Pexels.

Dikutip dari jurnal Efektivitas Ekshumasi dalam Memperkirakan saat Mati di Bagian Ilmu Forensik dan Medikolegal FK Unsrat oleh Nancy Kojo dkk, ekshumasi adalah pembongkaran kubur untuk memeriksa mayat secara ilmu kedokteran forensik.

Ekshumasi dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengetahui waktu dan penyebab kematian korban kejahatan. Prosedur ini dilakukan pada kasus kriminal atau kasus sipil.

Kasus-kasus kriminal yang diperlukan ekshumasi di antaranya, pembunuhan yang disamarkan, dugaan keracunan, hingga malapraktik.

Adapun kasus sipil yang membutuhkan prosedur ini, misalnya tuntutan asuransi atau warisan, pertanggung jawaban kasus malapraktik, atau masalah dalam menentukan identitas.

Ekshumasi sering disamakan dengan autopsi. Baik autopsi dan ekshumasi dilakukan untuk mengetahui waktu dan penyebab kematian seseorang, namun keduanya memiliki perbedaan.

Perbedaan utama ekshumasi dan autopsi terletak pada waktu pemeriksaan. Autopsi dilakukan segera setelah seseorang ditemukan meninggal dunia. Sementara, ekshumasi baru dilakukan setelah jenazah dimakamkan selama beberapa hari atau beberapa minggu.

Prosedur Ekshumasi

Ilustrasi ekshumasi artinya apa. Foto: Shutterstock/Kumparan.

Ekshumasi telah banyak membantu penyidik mengungkap kasus kejahatan yang disamarkan. Contoh kasus yang terkenal adalah ekshumasi pelanggaran HAM Tanjung Priok dan ekshumasi mantan presiden Palestina, Yasser Arafat, yang tewas diracun.

Dalam menjalankan tugas, penyidik harus melakukan prosedur ekshumasi sesuai Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Berikut aturan ekshumasi sebagaimana diatur dalam pasal 133-135 KUHAP.

1. Penyidik untuk kepentingan peradilan menangani seorang korban baik luka, keracunan ataupun mati yang diduga karena peristiwa yang merupakan tindak pidana, ia berwenang mengajukan permintaan keterangan ahli kepada ahli kedokteran kehakiman atau dokter dan atau ahli lainnya.

2. Permintaan keterangan ahli dilakukan secara tertulis, yang dalam surat itu disebutkan dengan tegas untuk pemeriksaan luka atau pemeriksaan mayat dan atau pemeriksaan bedah mayat.

3. Mayat yang dikirim kepada ahli kedokteran kehakiman atau dokter pada rumah sakit harus diperlakukan secara baik dengan penuh penghormatan terhadap mayat tersebut dan diberi label yang memuat identitas mayat, dilakukan dengan diberi cap jabatan yang dilekatkan pada ibu jari kaki atau bagian lain badan mayat.

4. Dalam hal sangat diperlukan untuk keperluan pembuktian bedah mayat tidak mungkin lagi dihindari, penyidik wajib memberitahukan terlebih dahulu kepada keluarga korban.

5. Dalam hal keluarga keberatan, penyidik wajib menerangkan dengan sejelas-jelasnya tentang maksud dan tujuan perlu dilakukannya pembedahan tersebut.

6. Apabila dalam waktu dua hari tidak ada tanggapan apapun dari keluarga atau pihak yang diberi tahu tidak ditemukan, penyidik segera melaksanakan ketentuan bedah mayat.

7. Dalam hal penyidik untuk kepentingan peradilan perlu melakukan penggalian mayat.

(GLW)