Arti Gencatan Senjata, Jenis, dan Contohnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Para pemimpin dunia menyerukan gencatan senjata di Gaza di tengah konflik Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas, yang kian memanas. Gencatan senjata artinya berkaitan dengan upaya mengakhiri peperangan sementara waktu.
Majelis Umum PBB mendesak gencatan senjata kemanusiaan segera dalam perang Israel dan Hamas. Seruan tersebut dilandaskan pada hasil voting yang dilakukan di pertemuan Sesi Khusus Darurat ke-10, Jumat (27/10/23).
Namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak gencatan senjata di Gaza. Dia menganggap gencatan senjata merupakan tanda menyerah kepada Hamas.
Untuk mengetahui lebih jauh tentang gencatan senjata, simak ulasan berikut.
Gencatan Senjata Artinya Apa?
Gencatan senjata adalah istilah yang biasa digunakan dalam konflik menggunakan senjata. Dalam ilmu sosiologi, gencatan senjata merupakan salah satu bentuk akomodasi.
Akomodasi sendiri dapat dimaknai sebagai proses penyelesaian konflik antara individu atau kelompok yang awalnya bertentangan menjadi saling menyesuaikan diri untuk mengatasi ketegangan yang ada.
Dikutip dari buku Explore Ilmu Pengetahuan Sosial Jilid 1 untuk SMP/MTS oleh Yuliana dkk, gencatan senjata adalah penangguhan permusuhan atau peperangan dalam jangka waktu tertentu.
Gencatan senjata bukan hanya tentang menghentikan pertarungan antara pihak yang bertikai. Tujuan utama gencatan senjata adalah untuk melindungi warga sipil dan kelompok rentan.
Selama masa penangguhan, para pihak yang bertikai melakukan berbagai perundingan untuk mencari kesepakatan penyelesaian konflik. Biasanya, gencatan senjata dibantu oleh pihak ketiga yang berperan sebagai mediator.
Meski demikian, kesepakatan dalam gencatan senjata bersifat sementara (modus vivendi), sehingga tetap diperlukan perjanjian damai untuk mengakhiri perang secara resmi.
Jenis-jenis Gencatan Senjata
Dalam Pedoman Mediasi Gencatan Senjata yang diterbitkan Departemen Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian (DPPA) PBB, gencatan senjata dapat dibedakan menjadi beberapa kategori berdasarkan fokusnya sebagai berikut:
1. Gencatan Senjata Kemanusiaan
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mendefinisikan jeda kemanusiaan sebagai penghentian sementara konflik semata-mata untuk tujuan kemanusiaan.
OCHA juga mencatat jeda kemanusiaan memerlukan adanya perjanjian dari semua pihak terkait. Biasanya, jeda kemanusiaan dilakukan dalam jangka waktu tertentu pada wilayah geografis spesifik tempat kegiatan kemanusiaan harus dilakukan.
2. Gencatan Senjata Geografis
Gencatan senjata geografis adalah penghentian peperangan pada wilayah tertentu, seperti desa, kota, provinsi, atau negara bagian. Jenis gencatan senjata ini dilakukan untuk meredam konflik di lokasi tertentu atau melindungi populasi tertentu.
Selain itu, gencatan senjata geografis kerap dijadikan indikator untuk menilai kelayakan gencatan senjata yang lebih luas. Beberapa contoh dari gencatan senjata yang pernah terjadi di antaranya sebagai berikut:
Gencatan senjata Jerman dan Sekutu pada Perang Dunia 1 (11 November 1918) yang diikuti perjanjian damai Versailles pada (28 Juni 1919).
Gencatan Senjata Indonesia-Belanda pada masa agresi militer Belanda I (1947)
Gencatan senjata Korea Utara dan Korea Selatan (27 Juli 1953).
(GLW)
Baca juga: Massa Bela Palestina di Kendari Boikot Operasional McDonald's
