Arti Isim Musytaq dan Isim Jamid dalam Bahasa Arab

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Arab memiliki dua jenis isim yang disebut musytaq dan jamid. Isim musytaq artinya kata jadian, sedangkan isim jamid artinya kata baku.
Ustad Rusdianto dalam buku Cepat dan Mudah Belajar Bahasa Arab mendefinisikan isim musyitaq sebagai kata benda yang dibentuk dari kata lain dan memiliki arti berbeda dengan kata asalnya. Sedangkan isim jamid diartikan sebagai kata asli tanpa imbuhan kata lain.
Isim jamid maupun isim musytaq terdiri dari berbagai jenis. Agar lebih paham dengan kedua jenis isim tersebut, simak penjelasan berikut.
Isim Jamid
Malia Fansisca dalam buku Siapa Bilang Bahasa Arab Sulit menjelaskan, isim jamid dibagi menjadi dua macam, yaitu isim dzat dan isim ma’na.
Isim dzat disebut juga sebagai isim jins. Kosakata dari isim dzat menunjukkan arti asli dari kata tersebut. Contohnya:
جسد
Jasad artinya tubuh.
بناء
Banaa’ artinya bangunan.
Sedangkan isim ma’na adalah kosakata yang menunjukkan arti tetapi tidak berkaitan dengan waktu. Isim ma’na disebut juga dengan isim mashdar. Contohnya:
عَدْلٌ
‘Adluun artinya keadilan.
إِكْرَامٌ
Ikraamun artinya penghormatan.
نَصْرٌ
Nashrun artinya pertolongan
Isim Musytaq
Dikutip dari buku Jurus Kilat Bahasa Arab! Oleh Ustadz Rusdianto, golongan isim musytaq yaitu isim fa'il, isim maf’ul, isim zaman, isim makan, dan isim alat. Berikut penjelasan singkat masing-masing isim musytaq tersebut:
Isim Fa’il
Isim fa'il diistilahkan sebagai perbandingan komparatif dalam bahasa Arab. Contohnya:
عليم علام
I'lman- ‘aalimun- artinya yang sangat atau lebih mengetahui.
اكيل
Akiilun artinya yang sangat atau lebih banyak makan.
Isim Maf'ul
Isim maf'ul merupakan jenis isim musytaq yang berasal dari kata kerja pasif. Cara mengubahnya yaitu dengan mengganti huruf pada awal kata dengan huruf mim dan mengganti harakat fathah menjadi dhommah. Contohnya:
Kata نَصَرَ (nashara) berubah menjadi مَنْصُوْرٌ (mashuurun), artinya yang ditolong.
Kata ضَرَبَ (dharaba) berubah menjadi مضروب (madhribuun), artinya yang dipukul.
Kata فَتَحَ (fataha) berubah menjadi مَفْتُحٌ (maftuhun), artinya yang dibuka.
Izim zaman
Isim zaman adalah jenis isim yang digunakan untuk menunjukkan waktu terjadinya suatu perbuatan. Contohnya:
مَنْصَرٌ
Manshorun artinya waktu pertolongan.
مَكْتَبٌ
Maktabun artinya waktu menulis.
مَطْعَمٌ
Math’amun artinya waktu makan.
مَلْعَبٌ
Mal abun artinya waktu bermain.
Contoh kalimatnya yaitu:
مَلْعَبٌ كُرَّةَ يَبْدَأُ السَاعَةَ العَاشِرَة لَيْلًا
Mal’abun kurrota yabdau sa’atal ‘asyirota lailan, artinya waktu bermain bola dimulai pukul 10 malam.
Isim Makan
Isim makan adalah jenis isim yang digunakan untuk menunjukkan tempat terjadinya aktivitas. Contohnya:
Kata (يَجْتَمِعُ ) yajtami’un yang artinya berkumpul berubah menjadi (مُجْتَمَعٌ ) mujtama’un yang artinya tempat berkumpul.
Kata (ينتَظِرُ) yantazhirun yang artinya menunggu berubah menjadi (مُنتظَرٌ ) muntazharun yang artinya tempat menunggu.
Isim alat
Isim alat adalah bentuk isim yang menunjukkan alat yang digunakan untuk melakukan suatu pekerjaan. Misalnya:
Kata ( نَصَرَ ) nashara yang artinya telah menolong berubah menjadi (مِنْصَرٌ ) minsharan yang artinya alat penolong.
Kata( ضَرَبَ) dharaba yang artinya telah memukul berubah menjadi (مضرب ) midhrib yang artinya alat pukul.
(IPT)
