Konten dari Pengguna

Arti Jemput Bola dan Idiom Lainnya dalam Dunia Bisnis

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi personal selling. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi personal selling. Foto: Pexels.

Meski banyak digunakan dalam obrolan sehari-hari, masih banyak yang belum tahu istilah jemput bola artinya apa. Jemput bola termasuk salah satu idiom atau ungkapan dalam tata Bahasa Indonesia.

Sutanto Leo dalam buku Mencerahkan Bakat Menulis mendefinisikan idiom sebagai gabungan dua kata atau lebih yang maknanya berbeda dari kata pembentuknya.

Kata yang membentuk idiom jemput bola adalah “jemput” dan “bola”. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, “jemput” berarti datang atau menyambut. Sedangkan “bola” berarti benda bulat yang terbuat dari karet dan sebagainya untuk bermain-main.

Namun, arti jemput bola dalam bisnis bukanlah menyambut bola sebagaimana makna aslinya. Lantas apa arti idiom jemput bola? Simak informasinya dalam ulasan berikut.

Jemput Bola Artinya Apa?

Ilustrasi personal selling. Foto: Pexels.

Dalam bisnis, jemput bola merupakan salah satu strategi pemasaran yang dilakukan pelaku usaha dalam memasarkan produk atau jasanya.

Jemput bola adalah teknik penjualan yang dilakukan dengan aktif mencari calon pembeli. Dengan kata lain, penjual tidak menunggu pembeli datang melainkan menghubungi atau mendatangi pembeli secara langsung.

Dalam bisnis, strategi jemput bola disebut juga sebagai personal selling. Strategi ini memungkinkan penjual menjelaskan produk secara jelas sehingga konsumen mendapatkan semua informasi yang ingin diketahui dari barang atau jasa tertentu.

Selain itu, personal selling memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan dan hubungan baik dengan konsumen. Dikutip dari laman Deal Hub, strategi jemput bola yang sukses bergantung pada kemampuan tenaga penjual atau sales dalam meyakinkan konsumen dalam membeli suatu produk atau menggunakan jasanya.

Agar dapat meyakinkan calon pembeli, sales dituntut untuk penuh perhatian, persuasif, dan berpengetahuan luas tentang jasa/produk yang sedang ditawarkan. Sales juga perlu memastikan bahwa pelanggan merasa dihargai dan mendapat informasi yang baik selama proses pembelian.

Idiom Lain Seputar Bisnis

Ilustrasi personal selling. Foto: Pexels.

Selain jemput bola, ada beberapa idom lain yang banyak digunakan dalam bisnis. Berikut idom seputar bisnis sebagaimana dikutip dari jurnal Idiom yang Berunsur Kata Kerja dalam Bahasa Indonesia oleh Praptomo Baryadi.

1. Gulung tikar

Istilah gulung tikar juga banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari. Gulung tikar artinya kerugian besar yang dialami suatu perusahaan sehingga tidak lagi mampu menjalankan kegiatan operasional alias bangkrut.

2. Makan gaji buta

Makan gaji buta merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kinerja karyawan. Idiom ini memiliki makna menerima upah secara cuma-cuma tanpa bekerja.

3. Pulang modal

Pulang modal adalah istilah yang dipakai saat membicarakan kondisi keuangan atau hasil penjualan suatu perusahaan. Saat pelaku usaha pulang modal, ia tidak mendapat untung tetapi juga tidak rugi.

(GLW)