Konten dari Pengguna

Arti Julid Fi Sabilillah, Tren Psywar Lawan Israel yang Viral di X

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi platform media sosial X. Foto: REUTERS/Dado Ruvic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi platform media sosial X. Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Tagar Julid Fi Sabilillah belakangan ini ramai diperbincangan di X. Tagar tersebut kerap dikaitkan dengan konflik yang tengah terjadi di Israel dan Palestina. Apa artinya?

Jika dilihat dari penggunaannya, Julid Fi Sabilillah adalah istilah untuk mewakili aksi netizen Indonesia yang menyerang akun media sosial tentara-tentara Israel atau IDF (Israel Defense Forces). Aksi ini disebut juga sebagai psywar (psychological warfare) atau perang psikologis.

Istilah ini muncul sebagai plesetan dari frasa “Jihad Fi Sabilillah” yang berarti berjuang di jalan Allah. Frasa tersebut identik dengan perjuangan yang dilakukan oleh umat Muslim dalam mempertahankan martabat agama Islam.

Contoh jihad fii sabilillah antara lain perang melawan kafir harbi, belajar, bekerja, dan lain-lain. Lalu, bagaimana dengan Julid Fi Sabilillah? Untuk mengetahui teknisnya, simaklah penjelasannya berikut ini.

Arti Julid Fi Sabilillah

Logo Twitter baru yang berganti nama menjadi X, ditampilkan di Paris pada Senin (24/7/2023). Foto: Alain Jocard/AFP

Ide penamaan aksi “julid fi sabilillah” ini datang dari kreativitas netizen Indonesia. Tren ini mulai masif digencarkan di X sejak memanasnya konflik antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza.

Tidak diketahui pasti siapa yang memulai aksi psywar ini. Namun, salah satu influencer X bernama Erlangga Greschinov (@Greschinov) disebut menjadi salah satu pionir dimulainya aksi Julid Fi Sabilillah.

Melalui unggahannya, ia sering mengampanyekan aksi untuk menyerang tentara Israel secara online. Dalam salah satu cuitannya, ia menuliskan:

“Sekali lagi inget ya, kita memerangi Zionis dan Israel, bukan orang Yahudi. Kalau ada orang Yahudi pro-Palestina yang gak salah apa-apa lo serang juga, lo bukan bagian dari #JulidFiSabilillah.”

Berkat unggahannya di X, banyak netizen yang menyuarakan aksi psywar ini. Mereka mengatakan bahwa Julid Fi Sabilillah adalah salah satu cara untuk mendukung masyarakat Palestina sekaligus menunjukkan keberpihakan kepadanya.

Logo Twitter baru yang berganti nama menjadi X, ditampilkan di Paris pada Senin (24/7/2023). Foto: Alain Jocard/AFP

Adapun penjelasan mengenai teknis pelaksanaan Julid Fi Sabilillah ini telah diterangkan oleh Erlangga dengan lebih detail. Tujuannya agar gerakan ini tepat sasaran, tidak bermuatan antisemitisme, dan rasisme. Berikut rinciannya yang bisa Anda simak:

  • Operasi Julid fi Sabilillah ditujukan untuk melemahkan moril Israel, memerangi propaganda Zionis, dan memperkuat narasi pro-Palestina di jagat maya (Twitter, Instagram, TikTok, FB, dan kanal maya lainnya).

  • Target utama kita adalah para tentara dan aparat kepolisian Israel, warga atau badan yang membuat narasi anti-Palestina, dan menyebarluaskan gerakan ini seluas-luasnya kepada masyarakat Indonesia agar turut serta.

  • Tindakan yang dilakukan yaitu memberikan counter-narratives dengan 2 cara: persuasif (komentar pro-Palestina, informasi fakta tentang Palestina) dan juga secara trolling (perusakan, hujatan, retasan, report massal pada akun-akun Zionis).

  • Tidak membawa narasi antisemitik (Holocaust, NAZI, Hitler, dan semacamnya) dalam perjuangan ini. Sebab yang kita lakukan adalah melawan Zionisme dan kekejaman Israel, bukan bangsa atau ras Yahudi.

  • Mendorong dan merangkul seluruh elemen masyarakat, terlepas apa pun agama, suku, dan pandangan politiknya, untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina sebagai amanat pendiri bangsa.

  • Saling mengingatkan dan memberikan informasi terkini mengenai perkembangan perang dan kabar saudara-saudara kita di Palestina.

  • Mendukung pemberdayaan masyarakat Palestina pada aspek-aspek lainnya seperti penyaluran donasi dan lobi-lobi diplomatik demi tercapainya kemerdekaan Palestina.

(MSD)