Arti Kata Normies, Bahasa Gaul Kaum Milenial di Media Sosial

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Normies menjadi salah satu bahasa gaul yang diciptakan oleh kaum milenial. Kata tersebut seringkali diucapkan di media sosial Twitter. Biasanya, kata ini digunakan untuk menyindir seseorang.
Kata normies sendiri berawal dari meme luar negeri. Kata tersebut adalah kependekan dari “Normal Idiot Peoples”. Awalnya, istilah ini dilontarkan kepada orang yang menjengkelkan atau berlebihan terhadap suatu hal.
Sementara itu, istilah normies dalam dunia meme ditujukan untuk orang yang menggunakan suatu meme, namun tidak mengerti maksud dari meme itu sendiri. Istilah ini juga dapat ditujukan untuk seseorang yang salah menanggapi lelucon dalam meme.
Seiring berjalannya waktu, arti kata normies mulai bergeser. Istilah tersebut menjadi bentuk slang dari kata “normal” yang artinya biasa. Kata ini diucapkan untuk menggambarkan seseorang yang biasa saja, mainstream, dan mengikuti mayoritas.
Kaum milenial juga menggunakan istilah normies untuk seseorang yang memiliki tingkah laku dan pemikiran yang mengikuti tren atau zaman, namun tidak berani untuk tampil beda.
Pada dasarnya, seseorang yang disebut normies dapat dikenali dengan beberapa ciri, yaitu:
Mengikuti pemikiran, pendapat, perilaku, tren dari masyarakat di sekitarnya.
Merupakan seseorang yang mainstream dan tidak neko-neko.
Penampilan biasa saja atau tidak keren.
Agar lebih paham, simak contoh penggunaan kata “normies” berikut ini:
Jangan memberi tahu hal ini kepada kaum normies.
Selera musik dia seperti kaum normies.
Tidak perlu menjelaskan hal ini padanya, kaum normies mana paham.
(GTT)
