Konten dari Pengguna

Arti La Ilaha Illalah, Salah Satu Kalimat Dzikir Paling Utama Bagi Umat Muslim

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dzikir, Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Dzikir, Sumber: Pexels

Dzikir merupakan ibadah berbentuk pujian kepada Allah SWT yang diucapkan secara berulang. Pembacaan dzikir bertujuan untuk mengingat Allah dan juga salah satu kewajiban yang tercantum dalam Alquran.

Selain itu, membaca dzikir juga akan mendatangkan banyak manfaat dan keutamaan. Mengutip buku Berzikir Cara Nabi oleh Abdur Razzaq Ash-Shadr, dzikir mampu membersihkan jiwa serta mengembalikan kesadaran hati dan pikiran karena telah mengingat Allah.

Bacaan dzikir yang paling utama adalah kalimat tauhid, yakni “laa ilaha illallah”. Kalimat tauhid ini bagian dari kalimat syahadat yang ditetapkan sebagai bagian dari lima rukun Islam.

Karena itulah, kalimat dzikir satu ini termasuk yang paling utama. Bagi umat Muslim, sekedar menghafalkan kalimatnya saja tidak cukup. Agar dapat meresapi dan memahami dzikir laa ilaha illallah, arti dari kalimat tersebut juga harus diketahui.

La ilaha illallah artinya apa? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan berikut.

Ilustrasi dzikir.

Arti Kalimat Dzikir La Ilaha Illalah

Mengutip buku 10 Zikir Rekomendasi Rasulullah oleh M Arifin Ilham dan Yudy Effendy, kalimat La ilaha illalah memiliki arti tiada tuhan selain Allah.

Kalimat ini merupakan penolakan terhadap segala bentuk sembahan selain kepada Allah dan sebagai penerapan bahwa satu-satunya yang pantas untuk disembah hanyalah Allah SWT.

Sebagaimana dijelaskan salam surat Muhammad ayat 19 yang berbunyi, “Maka ketahuilah bahwasannya tidak ada sesembahan yang benar selain Allah.” (QS. Muhammad: 19). Setiap umat Muslim harus menerima dan mengimani kebenaran tersebut.

Harus ditekankan bahwa laa ilaha illalah merupakan kalimat yang agung yang tidak hanya dihafalkan semata. Kalimat ini menuntut adanya amalan-amalan kebajikan sebagai bentuk dari ketakwaan. Karena Tauhid adalah kalimat takwa.

Dalil tentang Keutamaan La Ilaha Illalah

Berikut dalil-dalil yang membahas tentang keutamaan kalimat la illaha illalah berdasarkan buku Kumpulan Hadits Cantik Pilihan oleh Yana Adam:

  • “Sesungguhnya doa yang terbaik adalah membaca ‘alhamdu lillah’, sedangkan dzikir yang terbaik adalah ‘la ilaha illallah’.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

  • “Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah la ilaha illallah, maka dia akan masuk surga.

  • “Suatu saat Nabi Muhammad mendengar muadzin mengucapkan “Asyhadu alla ilaha illallah”. Lalu belia mengatakan kepada muadzin, “Engkau terbebas dari neraka.” (HR. Muslim)

  • “Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan engkau adalah hamba Allah dan utusan-Nya. Kemudian ia (sahabat Anshar) maju berperang sampai terbunuh. Maka Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ia beramal sedikit, namun mendapatkan pahala yang besar.” (HR. Muslim)

  • “Barangsiapa mengucapkan ‘laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syay-in qodiir dalam sehari sebanyak 100 kalo, maka baginya sama dengan sepuluh budak (yang dimerdekakan) dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus darinya 100 kejelekan, dan dia akan terlindung dari setan pada siang hingga sore harinya, serta tidak ada yang lebih utama darinya kecuali orang yang membacanya lebih banyak dari itu.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

(ADB)