Konten dari Pengguna

Arti Mujadalah dalam Islam, Metode Dakwah yang Mengutamakan Pendapat Logis

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ustaz atau pemuka agama saat memberikan ceramah. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ustaz atau pemuka agama saat memberikan ceramah. Foto: Getty Images

Mujadalah secara bahasa berasal dari kata jadala-yujadilu-jidaalan yang bermakna memintal atau melilit. Sedangkan secara istilah, mujadalah artinya upaya tukar pendapat yang dilakukan oleh dua pihak secara sinergis dan logis tanpa adanya permusuhan di antara keduanya.

Mengutip buku Filosofi Dakwah Kontemporer oleh Dr. Masduki, dkk., mujadalah termasuk dalam dakwah Islam yang biasa digunakan para ulama untuk mendapatkan kebenaran yang bersumber dari Allah Swt. Mujadalah dapat berdampak positif maupun negatif tergantung pada pelaksanaannya.

Bisa berdampak negatif jika disertai dengan permusuhan dan pertengkaran. Namun bisa berdampak positif jika dilakukan dengan diskusi yang melibatkan kemampuan logis masing-masing pihak. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang mujadaalah yang bisa Anda simak.

Pengertian Mujadalah

Mujadalah adalah metode dakwah Islam yang dilakukan dengan cara yang baik. Metode ini bisa digunakan untuk memberikan nasihat, mengemukakan pendapat, dan menyampaikan pokok ajaran Islam kepada umat. Allah SWT berfirman dalam Surat an-Nahl ayat 125:

اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۗ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.”

Ilustrasi diskusi Foto: Pixabay

Dari ayat di atas dapat disimpulkan bahwa mujadalah merupakan suatu upaya untuk mengajak manusia ke jalan yang benar. Upaya ini dapat ditempuh melalui metode tukar pendapat yang dilakukan oleh dua pihak, dilengkapi dengan argumentasi yang logis dan bukti yang kuat.

Sanggahan atas tanggapan salah satu pihak sangat diperbolehkan dalam praktik mujadalah. Ini membuat hasil akhirnya dapat diterima kedua belah pihak dengan senang hati.

Karena itu, setiap Muslim harus bisa berargumentasi yang logis dan jelas. Sehingga, dapat sampai suatu kebenaran pada seseorang tanpa menimbulkan kebencian dan permusuhan.

Mengutip buku Pengantar Metode Dakwah karya Wahidin Saputra, dalam bermujadalah, antara satu dengan yang lainnya harus saling menghargai dan menghormati. Pendapat keduanya harus berpegang pada kebenaran serta mau mengakui kebenaran pihak lain. Pihak yang bermujadalah juga harus ikhlas menerima hukum kebenaran tersebut. Rasulullah SAW bersabda,

"Jika engkau berkata kepada manusia diamlah, sedangkan mereka tengah berbicara, maka sesungguhnya engkau telah berdosa atas dirimu sendiri." (HR Imam Ahmad).

Ilustrasi perempuan berdiskusi di kantor. Foto: Shutterstock

Mengutip jurnal berjudul Mujadalah Menurut Al-Qur'an oleh Maqfirah, penerapan mujadalah atau metode diskusi mempunyai unsur-unsur yang saling terkait antara satu dengan lainnya. Unsur-unsur tersebut terdiri dari proporsi, issue, argumen, dan evidensi. Berikut penjelasannya:

  • Proporsi adalah suatu hasil pertimbangan yang dikemukakan dengan kalimat pernyataan, kalimat atau peryataan ini yang akan didiskusikan yang kemudian tujuan akhir dapat diterima peserta diskusi.

  • Issue adalah suatu kesimpulan sementara dan masih harus dibuktikan untuk memungkinkan proporsi untuk diterima. Issue ini merupakan inti yang sangat penting dan menentukan.

  • Argumen merupakan hasil berpikir, wujud argumen menyangkut proses berpikir kemudian argumen merupakan alasan bagi penerimaan suatu issue. Argumen bisa berdiri sendiri namun biasa didukung oleh evidensi (bukti).

  • Evidensi adalah bahan mentah dari proof (bukti). Dari pendapat di atas dapat dipahami keempat unsur tersebut saling terkait dan berintegrasi.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan mujadalah?

chevron-down

Mujadalah adalah upaya tukar pendapat yang dilakukan oleh dua pihak secara sinergis tanpa adanya permusuhan di antara keduanya.

Apa unsur-unsur yang harus ada dalam mujadalah?

chevron-down

Evidensi, argumen, issue, dan proporsi.

Apa manfaat mujadalah dalam dakwah Islam?

chevron-down

Mampu memberikan pendapat logis, sehingga sampai pesan dakwah pada seseorang, tanpa disertai pertengkaran dan pertikaian.