Konten dari Pengguna

Arti Naudzubillah min Dzalik dan Waktu yang Tepat untuk Mengucapkannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengucapkan naudzubillah ketika melihat sesuatu yang buruk. Sumber: Freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengucapkan naudzubillah ketika melihat sesuatu yang buruk. Sumber: Freepik.com

Naudzubillah min dzaalik adalah ucapan yang biasa terdengar dari seorang Muslim ketika mendapati sesuatu yang buruk. Kalimat ini merupakan doa yang dipanjatkan kepada Allah agar terhindar dari hal buruk.

Kalimat naudzubillah min dzalik berasal dari Bahasa Arab dengan arti:

نَعُوْذُبِاللهِ مِنْ ذَالِكَ

Artinya: "Kami/aku berlindung kepada Allah dari hal itu (merujuk pada hal yang buruk"

Jika diamati satu persatu, kalimat naudzubillah min dzalik tersusun dari lima suku kata yakni fi'il (kata kerja), 2 huruf, isim (kata benda), dan isim Isyarah (kata tunjuk).

Naudzu ( نَعُوْذُ) termasuk dalam fi'il mudhori' yang berarti 'kami berlindung/kami minta dijaga'. Dengan mengucapkan naudzu, seorang Muslim mengakui bahwa dirinya tidak mampu untuk melindungi diri sendiri dari keburukan tersebut. Sebab, sejatinya manusia juga memiliki titik lemah dan nafsu.

Oleh karena itu, kalimat ini bermakna berdoa kepada Allah agar senantiasa diberi kemampuan dan dilindungi dari perkara yang buruk tersebut. Kalimat billahi (بِاللهِ) dalam pembahasan nahwu adalah rangkaian jer majrur dengan huruf jer (بِ) yang bermakna 'kepada' dan majrur (اللهِ) yang merujuk pada Allah, Tuhan Semesta Alam.

Doa yang ditujukan kepada Allah memiliki makna bahwa Allah lah Maha segalanya. Dialah yang mampu memberi kekuatan kepada umat Muslim agar bisa menjaga nafsu dan Dia pula lah yang mampu menjaga mereka dari suatu yang buruk.

Kalimat min dzaalik (مِنْ ذَالِكَ) juga berupa rangkaian jer majrur dengan huruf jer min (مِنْ) yang bermakna 'dari', dan majrur (ذَالِكَ) yang berupa isim isyarah bermakna 'itu'. Kata dzalika adalah kata tunjuk untuk sesuatu yang terlihat atau terdengar oleh seseorang, ia membutuhkan referensi suatu hal. Sehingga, ketika umat Muslim mengucapkan kalimat ini, pastilah ia tengah melihat atau mendengar sesuatu.

Waktu yang Tepat untuk Mengucapkan Naudzubillah min dzalik

Ilustrasi mengucapkan naudzubillah ketika melihat sesuatu yang buruk. Sumber: Freepik.com

Kalimat ini diucapkan ketika seorang bertemu dengan suatu hal yang buruk. Berikut adalah beberapa contoh peristiwa atau waktu yang tepat untuk mengucapkan kalimat ini.

  1. Ketika mendengar berita tentang maksiat, maka dianjurkan untuk mengucapkan kalimat ini agar terhindar dari maksiat tersebut.

  2. Ketika mendengar cerita bagaimana nanti di alam barzah dan di neraka ketika tidak mau beribadah dengan ikhlas di dunia. Maka dengan mengucapkan kalimat ini, insyaallah, Allah akan melindungi agar terhindar dari siksa kubur dan siksa neraka. Selain kalimat itu, bisa ditambahkan dengan kalimat نعوذبالله من النار (Aku berlindung kepada Allah dari Neraka)

  3. Ketika mengetahui seseorang terkena rampok, begal, dan kemalingan, mengucapkan kalimat ini berarti memohon kepada Allah agar terhindar dari rampok, begal dan maling tersebut.

  4. Ketika mendengar seseorang yang tengah marah dan berkata-kata kotor, dianjurkan membaca doa ini agar terhindar dari pengaruh gampang marah dan gampang berucap kata-kata kotor.

  5. Ketika mengetahui adanya kasus penipuan dan korupsi, dengan membaca doa ini semoga Allah menghindarkan kita dari hasrat ingin menipu dan korupsi.

  6. Jika mendengar berita terjadinya bencana di suatu tempat, selain mengucapkan kalimat ini, dianjurkan untuk mengucapkan kalimat inna lillahi wa inna ilaihi raaji'un dan disusul dengan doa berikut ini.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ, وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ, وَفَجْأَةِ نِقْمَتِكَ, وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

Artinya: "Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari lenyapnya nikmat-Mu, dari beralihnya keselamatan (yang merupakan anugerah)-Mu; dari datangnya siksa-Mu (bencana) secara mendadak, dan dari semua kemurkaan-Mu." (HR. Muslim).

(ULY)