Konten dari Pengguna

Arti Nongki dan Bahasa Gaul Lainnya yang Sering Muncul di Media Sosial

Berita Hari Ini
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
18 April 2022 8:27 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Nongkrong. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Nongkrong. Foto: pixabay.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Nongki merupakan bahasa gaul yang saat ini kerap digunakan masyarakat Indonesia, khususnya anak muda. Kata ini sering muncul dalam obrolan di chat atau media sosial.
ADVERTISEMENT
Nongki adalah plesetan dari kata nongkrong. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, nongkrong merupakan kegiatan duduk-duduk saja karena tidak ada pekerjaan.
Dibandingkan "nongkrong", kata "nongki" memiliki kesan yang lebih santai dan gaul. Alhasil, kata “nongki” secara perlahan mulai menggeser penggunaan “nongkrong” karena banyak digunakan anak muda.
Contoh penggunaan kata "nongki" adalah: “Mumpung besok weekend, nanti malam nongki ke kafe yang baru itu, yuk! Ajak anak-anak sekalian.”
Ilustrasi Nongkrong. Foto: pixabay.com

Daftar Bahasa Gaul yang Biasa Digunakan

Selain "nongki", ada banyak bahasa gaul yang penggunaannya mampu menggeser kata baku, baik dalam percakapan langsung maupun di media sosial.
Berikut daftar bahasa gaul yang disadur dari buku Kamus Bahasa Gaul Kaum Milenial karangan Irwan P. Ratu Bangsawan dan Teori Komunikasi dalam Praktik karya Hanif Zaid, Yudi Sudiana, Raja Satria Wibawa.
ADVERTISEMENT

1. Sampis

Sampis merupakan singkatan dari "sampah abis". Kata ini biasanya digunakan seseorang untuk mengungkapkan kekesalan akan hal tertentu.
Contoh: “Sampis, kenapa ni motor pake mogok segala sih!

2. ABG

ABG merupakan singkatan dari "anak baru gede" atau remaja tanggung.
Contoh: “Masih ABG jangan banyak bertingkah!

3. Ababil

Ababil adalah singkatan dari "ABG labil". Istilah ini merujuk pada anak muda yang tempramental dan kekanak-kanakan.
Contoh: “Dasar ababil, nentuin apa-apa gak pakai pikir panjang.”

4. Abal-abal

Abal-abal artinya palsu atau tidak penting. Kata ini biasa digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu yang dianggap remeh.
Contoh: “Malas banget gw beli sepatu malah dapat yang abal-abal.
Ilustrasi Media Sosial. Foto: pixabay.com

5. Negara ber-flower

Negara ber-flower adalah plesetan dari "negara berkembang". Kata ini biasa digunakan untuk menyebut negara Indonesia.
Contoh: “Ada-ada kelakuan orang di negara berflower ini.”
ADVERTISEMENT

6. Mantul

Mantul adalah singkatan dari "mantap betul". Mantul banyak digunakan untuk mengungkapkan kekaguman atau kepuasan seseorang akan suatu hal.
Contoh: “Wah mantul mewah bener ni konser!

7. Ya amplop

Ya amplop merupakan plesetan dari ungkapan “ya ampun”. Penggunaan kata ini dapat membuat suasana menjadi lebih cair karena mengandung kesan humor.
Contoh: “Ya amplop, games banget liat gaya idola gw.

8. Ya lord

Seperti arti lord yang sebenarnya, ya lord memiliki makna “ya Tuhan”. Istilah ini biasa digunakan untuk mengungkapkan keterkejutan seseorang.
Contoh: “Ya lord, ada apa ini? Kok bisa gini sih?

9. Zonk

Zonk berarti tidak mendapatkan apa-apa setelah perjuangan besar. Biasanya zonk juga dimaknai sama dengan kata sampah.
Contoh: “Udah capek-capek otw, tapi cuma dapet zonk aja.”

10. Kuy

Kuy merupakan kebalikan dari kata "yuk". Kata ini biasa digunakan untuk mengiyakan atau mengajak seseorang. Kata "kuy" banyak digunakan karena memberikan kesan yang lebih santai dan menggemaskan.
ADVERTISEMENT
Contoh: “Kuy berangkat sekarang aja, keburu telat.”
(DND)