Konten dari Pengguna

Arti Sakkalu, Kosa Kata Bahasa Makassar yang Viral di TikTok

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi TikTok. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi TikTok. Foto: Shutterstock

Kata “sakkulu” belakangan ini viral di media sosial TikTok. Ini bermula dari tren video POV (point of view) para konten kreator TikTok yang berseliweran di beranda. Mereka menggunakan kata “sakkalu” dalam video dan captionnya.

Secara bahasa, sakkalu artinya bau ketiak yang menyengat. Kosa kata ini berasal dari bahasa Makassar yang sudah digunakan sebagai alat komunikasi oleh masyarakat Sulawesi Selatan sejak dulu.

Dalam bahasa gaul, sakkalu bisa diartikan sebagai bau ketek. Contoh penggunaannya yaitu: “Kau tau Fitri anaknya Pak Burhan? Astaga sakkalu nya dia itu.” (Kamu tahu Fitri anaknya Pak Burhan? Astaga, dia bau ketiak sekali).

Kata sakkalu bisa digunakan dalam konteks informal. Selain sakkalu, ada juga istilah lain dalam bahasa Makassar yang unik dan populer. Apa saja? Simak ragamnya dalam artikel berikut ini.

Ragam Bahasa Makassar

Bahasa Makassar sebagai alat komunikasi digunakan dalam berbagai kehidupan seperti rumah tangga, sekolah, pasar, perusahaan, pertanian, dan lain sebagainya. Bahasa daerah ini digunakan oleh penuturnya yang tinggal di wilayah Sulawesi Selatan.

Ilustrasi perempuan mengobrol. Foto: Shutterstock

Mengutip buku Sintaksis Bahasa Makassar karya Mantasiah R (2017), bahasa Makassar memiliki banyak dialek, di antaranya dialek lakiung, dialek turatea, dialek bantaeng, dialek konjo, dan dialek selajar. Ragam dialek ini digunakan oleh masyarakat di batas-batas wilayah tertentu.

Dirangkum dari situs Kemdikbud dan sumber lain, berikut kumpulan bahasa Makassar yang bisa digunakan dalam percakapan sehari-hari:

  1. Bitisi’: Betis

  2. Bobbo: Buku

  3. Bo’bo’: Menetas

  4. Bodo: Pendek

  5. Boko: Belakang

  6. Bokong: Bekal

  7. Bola’: Terbakar atau kebakaran

  8. Boli’: Simpan atau taruh

  9. Boloso’: Siram

  10. Bolu: Ikan bandeng atau kue bolu

  11. Inung: Minum

  12. Iru’: Hirup

  13. Iso’: Hisap

  14. Jappu’: Ambil

  15. Kadera: Kursi

  16. Kamanakang: Keponakan

  17. Kulle: Mampu, bisa

  18. Kuttu: Malas, tidak rajin

  19. La’busu’: Habis

  20. Lalang: Dalam, di dalam

  21. Lampa: Pergi

  22. Lausu’: Haus

  23. Lussa’: Gelisah

  24. Malla’: Takut

  25. Munduru’: Mundur

  26. Nai: Siapa

  27. Nai’: Naik

  28. Naki: Supaya, agar

  29. Nakke: Saya, aku

  30. Nampa: Lalu

  31. Dorong: Drum

  32. Dosa: Dosa

  33. Dottoro’: Dokter

  34. Dudu: Amat, sangat, terlalu

  35. Dundu: Tunduk

  36. Ebara’: Misal, contoh

  37. Eja: Merah

  38. Eloro’: Liur

  39. Emba: Halau

  40. Emosi: Marah, penuh emosi

  41. Sanging: Selalu

  42. Tabe’: Permisi

  43. Ta’bangka: Kaget

  44. Tangkasa’: Bersih

  45. Tanta: Tante, bibi

  46. Tayang: Tunggu

  47. Tea’: Tidak mau, jangan

  48. Teakko: Jangan, tidak usah

  49. Tinro: Tidur

  50. U’: Rambut

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan sakkalu?

chevron-down

Secara bahasa, sakkalu artinya bau ketiak yang menyengat.

Di manakah Makassar itu?

chevron-down

Sulawesi Selatan.

Bagaimana contoh penggunaan kata sakkalu?

chevron-down

“Kau tau Fitri anaknya Pak Burhan? Astaga sakkalu nya dia itu.” (Kamu tahu Fitri anaknya Pak Burhan? Astaga, dia bau ketiak sekali).