Konten dari Pengguna

Arti Sambat sebagai Bahasa Jawa yang Populer di Media Sosial

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Media Sosial. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Media Sosial. Foto: pixabay.com

Sambat merupakan kata dalam bahasa Jawa yang sering muncul di media sosial. Kata sambat sangat mudah dipadukan dengan bahasa Indonesia hingga terlihat unik dan menimbulkan kesan gaul.

Merujuk buku Kamus Indonesia-Jawa oleh Sutrisno Sastro Utomo, sambat artinya mengeluh. Kata sambat biasa digunakan oleh warganet di media sosial bersamaan dengan curahan masalah yang sedang dihadapi.

Contohnya: “Biarinlah gw kebanyakan sambat, sial banget hari ini. Udah bangun kesiangan, ditambah kelupaan bawa dompet.”

Dari contoh tersebut, bisa dilihat bahwa kata “sambat” dapat menggantikan kata “mengeluh” dalam sebuah kalimat.

Ilustrasi Media Sosial. Foto: pixabay.com

Istilah Mengeluh dalam Bahasa Jawa

Dalam bahasa Jawa, ada banyak istilah yang bisa menggantikan kata mengeluh. Berikut istilah mengeluh lain dalam bahasa Jawa yang disadur dari buku Kamus Indonesia-Jawa oleh Sutrisno Sastro Utomo.

1. Mengeluh

Dalam bahasa Jawa, mengeluh dapat diungkapkan dengan kata ngresula, nggresula, ngadhuh, bekah-bekuh, mbekos, ngeluh, ngesah, pasambat, sesambat, ngalualah, ngangluh, ngaruhara, ngathuh, dan nggresah.

2. Mengeluh dalam hati

Mengeluh dalam hati dapat diungkapkan dengan istilah grunengan, grunag-gruneg, grunegan, dan grundelan.

3. Mengeluh karena menderita

Mengeluh karena menderita diungkapkan dengan istilah sesambat dan ngresula.

4. Mengeluh karena sakit

Mengeluh karena sakit diungkapkan dengan istilah gembrek-gembrek.

5. Mengeluh secara terus menerus

Mengeluh secara terus menerus disebut dengan istilah nggrantang.

Ilustrasi Kamus. Foto: pixabay.com

Kata Bahasa Jawa Lainnya

Ketertarikan orang untuk mempelajari atau mengenal bahasa Jawa memang meningkat dari tahun ke tahun. Itu karena banyaknya penggunaan bahasa Jawa di media sosial.

Bagi yang juga ingin belajar, berikut deretan kata dalam bahasa Jawa dan artinya yang bisa dipelajari, dikutip dari buku Kamus Gaul Bahasa Jawa-Indonesia karya Sukamto I.T.N.

  • Remen artinya suka

  • Adus artinya mandi

  • Ajrih/wedi artinya takut

  • Akeh artinya banyak

  • Alon artinya pelan

  • Penggalih artinya hati

  • Mengko artinya nanti

  • Saiki artinya sekarang

  • Sesuk artinya besok

  • Wingi artinya kemarin

  • Piro/pinten artinya berapa

  • Pongah artinya sombong

  • Rabi artinya menikah

  • Rai artinya muka/wajah

  • Rene artinya kemari

  • Kowe artinya kamu

  • Sakdhet saknyet artinya langsung bertindak tanpa pikir panjang

  • Sakjane artinya sebenarnya

  • Bali artinya kembali/pulang

  • Awut-awutan artinya acak-acakan

  • Adem artinya dingin

  • Abot artinya berat

  • Ajeg artinya tetap

  • Siji artinya satu

  • Loro artinya dua

  • Telu artinya tiga

  • Ajur artinya hancur

  • Ngombe artinya minum

  • Turu artinya tidur

  • Tangi artinya bangun

  • Mangkat artinya berangkat

  • Mulih artinya pulang

  • Ambegan artinya bernapas

  • Penak artinya enak

  • Pengilon artinya cermin

  • Sumuk artinya gerah

  • Lungguh artinya duduk

  • Ayu artinya cantik

  • Bagus artinya ganteng

  • Omah artinya rumah

  • Reget artinya kotor

  • Resik artinya bersih

(DND)